banner 728x250

Wakil Ketua DPRD: Awasi Pemilu Agar Tercipta Demokrasi Jurdil

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG- Sosialisai Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (IP-WK) kembali dilaksanakan oleh anggota DPRD, karena mengingat nilai-nilai dan norma pancasila di tengah masyarakat mengalami pergeseran atau mulai luntur.

Karena itu melalui DPRD kembali di galakkan sosialisasi tersebut agar masyarakat kembali kepada ajaran dan norma-norma pancasila yang memang sudah menjadi warisan leluhur bangsa.

banner 336x280

Demikian, diungkapkan Wakil Ketua DPRD Bandarlampung, Aep Saripudin, dalam acara, sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (IP-WK) di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandarlampung, Senin (20/11/2023).

“Ini kegiatan yang dilaksanakan oleh 50 orang anggota DPRD Bandarlampung, Kegiatan ini adalah sebuah kegiatan untuk membumingkan kembali, nilai-nilai luhur pancasila dan wawasan kebangsaan. Karena nilai-nilai pancasila ini tahun-tahun lalu tidak ada lagi di sekolah, baru sekira 3 tahun belakang diadakan lagi, agar para penerus bangsa paham akan nilai-nilai pancasila,” ujarnya.

Baca Juga  Ada Lurah Diduga Pasang Stiker Balon Anggota Dewan di Rumah Warga?

Menurut legislator PKS ini, berbicara Pancasila, bahwasanya Pancasila itu, bagi umat muslim sangat sejalan dengan ajaran agama, semua sila-sila yang ada lima sila pancasila sejalan dengan nilai keagamaan. ‘Dari sila pertama Ketuhanan, jelas kita wajib mengimani keyakinan sesuai dengan agama, sila ke-dua juga sejalan bahwa setiap manusia harus ada rasa pri kemanusiaan, demikian juga sila-sila selanjutnya,” ungkapnya.

“Lima sila pancasila tidak ada yang bertentangan dengan agama. Nah, jadi sudah menjadi tugas kita sebagai kader partai untuk sosialisasi ke seluruh masyarakat agar tugas BPKP bisa tersampaikan ke masyarakat,” jelas Aep.

Namun demikian, lanjut Wakil Ketua DPRD Bandarlampung ini, jika melihat situasi saat ini, adanya aksi geng motor, tauran pelajar dan aksi kriminal lainnya, hal itu semua tidak mencerminkan norma pancasila. “Banyak prilaku tidak pancasilais nilai-nilai pancasila sudah luntur banyak menyimpang, maka dari itu, tugas kita seluruh masyarakat agar kembali ke jalan pancasila,” jelasnya.

Baca Juga  Bidik Milenial, Energi Baru PAN Saksi Lengkap PAN Menang Pemilu 2024

Nah, lanjut Aef, pada 14 Februari 2024 nanti ada pemilu legislatif dan pemilihan presiden dan wakil, kalau ada orang yang melakukan kecurangan pemilu, maka orang itu tidak pancasilais. “Mari kita sukseskan pemilu dengan mengawalnya agar orang tidak melakukan kecurangan dalan pemilu. Kalau orang melakukan kecurangan pemilu, maka orang itu tidak pancasilais. Mari kita kawal proses Demokrasi agar berjalan aman, jujur dan adil (jurdil),” tandasnya.

Dalam kesempatan itu dihadiri dia pemateri yakni DR. Joko Mulyono, dosen STIE-Pol Metro dan Drs. Maisyaratul Zubaidah pengurus kaderisasi DPW PKS Lampung. (ron)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *