banner 728x250

Anggota DPRD Lampung Sentil Kota Bandarlampung yang Kebanjiran

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-Hujan lebat yang melanda Kota Bandar Lampung, Rabu (3/08/2022) siang, mengakibatkan beberapa titik mengalami kebanjiran, diantara Way Lunik, Panjang, Tanjungkarang Pusat, Kaliawi, Kedaton dan di sejumlah jalan protokol kota.

Banjir akibat luapan air drainase ini menjadi kritikan pedas dari anggota DPRD provinsi Lampung, dapil Kota Bandar Lampung, Budiman AS. Menurut dia masalah banjir bukan hal sepele semata, hal ini perlu penanganan serius bagi pemkot Bandar Lampung.

banner 336x280

“Mana janji kampanye walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, katanya mau menangani masalah banjir. Sekarang rakyat Kota lebih sengsara karena banjir ini, lihat itu banyak titik wilayah kota yang terkena banjir, kalau tidak segera ditangani bisa banjir Bandar seluruh kota,” kata Budiman.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandar Lampung ini juga mengkritik soal proyek percantik wajah kota yakni mengechat seluruh flyover kota. Hal ini dinilai program tidak pro rakyat, dimana masih banyak masyarakat yang merasa kesulitan ekonomi. “Program itu yang pro rakyat lah, masih banyak rakyat yang ‘kesulitan’ belum urgent program itu, mending buat normalisasi sungai dan perbaikan drainase, mungkin masalah banjir sedikit bisa teratasi,” bebernya, ketika menghubungi wartawan koran ini.

Baca Juga  Persiapan APEKSI Eva Dwiana Bertandang Ke Walikota Bogor

Kritikan terhadap kebijakan walikota yang dilakukan pihaknya untuk membangun, karena ia juga memiliki rasa tanggung jawab sebagai legislatif asal dapil kota Bandar Lampung. “Saat ini kan masih dalam pembahasan anggaran perubahan APBD 2022 diharapkan fokus kan anggran yang pro rakyat, semisal untuk penanggulangan banjir atau pembayaran piutang-piutang pemkot, baik kepada pihak ke-tiga atau untuk pembayaran tunjangan kinerja dan gaji para honorer serta insentif para RT dan LK,” harapnya.

Anggota Komisi I DPRD Lampung ini, menambahkan, soal penanggulangan masalah banjir adalah janji kampanye walikota, hal ini harus jadi program utama dahulu, setelah itu baru percantik kota. “Buat apa percantik kota kalau rakyatnya ada yang masih merasa ‘kelaparan’. Benahi dan bayarkan apa yang jadi kewajiban pemerintah, bayar gaji honorer danainnya,” kata dia lagi.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat dan Ustadz Ber-Do'a untuk Kemenangan Agus Sujatma

Dalam hal ini, terus dia, agar jadi perhatian serius juga bagi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Diharapkan agar permasalahan keuangan pemkot Bandar Lampung ini jadi perhatian serius bagi Mendagri. Karena banyak sekali pengaduan baik gaji honorer dan tunjangan para RT dan Kaling serta Tukin ASN yang tertunggak, bahkan masih adanya tunggakan piutang pemkot kepada pihak ke-tiga. Hal ini harus ditangani serius demi kelangsungan dan kesejahteraan masyarakat kota,” tandasnya. (ron)

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *