banner 728x250

Kenakalan Remaja jadi Topik PIP-WK Legislator Gerindra

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Rizaldi Adrian, menghimbau kepada para peserta sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) untuk senantiasa melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

Mengingat, aksi geng motor di Kota Bandar Lampung semakin merajalela yang tidak segan-segan melukai korbannya. Oleh karena itu para orangtua wajib mengawasi dan memberikan perhatian kepada anak-anaknya.

banner 336x280

“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus dibina dan diberikan pendidikan untuk bekal dia kelak. Remaja yang terlibat aksi geng motor dan terlibat dalam aksi kejahatan disebabkan karena usia remaja yang masih labil dan suka meniru atau mengikuti teman sebayanya. Makannya perlu adanya pengawasan yang ketat dari orang tua, berikan pemahaman tentang etika dan moral, sesuai ajaran sila-sila Pancasila,” kata Politisi Partai Gerindra, Rizaldi Adirian, di sela-sela agenda IP-WK di Kelurahan Batu Putu, Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB), pada, Selasa (26/06/2023).

Baca Juga  Aspirasi Infrastruktur Masih Mendominansi Usulan Warga

Legislator besutan Prabowo Subianto ini menerangkan, selain dilakukan pengawasan secara pisik, anak-anak juga wajib diberikan pembekalan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan yang maha Esa. “Bekali anak dengan ilmu agama, niscaya dia akan terbentengi atas segala tindak kekerasan,” jelas dia.

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung ini menambahkan, penyebab kenakalan remaja salah satu penyebabnya adalah krisis Identitas. Dengan perubahan fisik dan psikologis remaja cenderung tidak mengetahui jati diri mereka. “Nah, akibat ketidakmampuan remaja dalam mengenali dirinya mendorong mereka untuk melakukan segala hal yang mereka belum mereka rasakan dan ketahui,” tukasnya.

Selain itu juga, imbuh Rizaldi Adrian, kenakalan Remaja yang paling mendasar adalah faktor lingkungan. Lingkungan berpengaruh besar dan ikut andil dalam pembahasan kali ini adalah lingkungan para remaja. Baik keluarga, sekolah, dan bahkan sosial. “Jika dibesarkan di keluarga yang baik dan penuh perhatian maka remaja enggan melakukan kejahatan karena kasih sayang dan nasehat keluarga. Dan ditambah dengan benteng iman dan taqwa,” tandasnya. (ron)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *