BANDARLAMPUNG- Ketua Fraksi PAN DPRD DPRD Kota Bandar Lampung, Edison Hadjar, mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati akan berita hoax alias berita bohong.
Pasalnya, di era digitalisasi saat ini sangat rentan akan berita hoax yang tersebar di media sosial (Medsos). Selain itu juga diharapkan masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi antar umat beragama.
‘Saya ingatkan agar masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penyebaran berita hoaks,” ujar Anggota DPRD kota Bandarlampung dari Fraksi PAN Edison Hadjar, di sela-sela agenda Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang digelar di Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, Minggu (29/03/2026).

Dalam sambutanya, Edison Hadjar menegaskan bahwa toleransi merupakan bagian penting dari nilai-nilai Pancasila yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.Dan dirinya menilai, keberagaman yang ada di tengah masyarakat Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dirawat, bukan justru dijadikan sumber perpecahan.
“Indonesia dibangun di atas keberagaman.Oleh karena itu, menjaga toleransi adalah kewajiban kita bersama agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga,” ungkaprnya.
Lebih lanjut anggota Komisi I DPRD ini juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana mempererat hubungan sosial, memperkuat silaturahmi, serta membuka ruang saling memaafkan antar sesama.
“Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang memperbaiki hubungan, memperkuat persaudaraan, dan membangun kembali kebersamaan yang mungkin sempat renggang,” tambahnya.
Selain menyoroti pentingnya toleransi, Edison juga menekankan bahaya penyebaran berita hoaks yang saat ini semakin marak, terutama melalui media sosial. Menurutnya, informasi yang tidak benar dapat dengan cepat menyebar dan berpotensi menimbulkan keresahan bahkan konflik di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Saring sebelum sharing.Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang terpercaya. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebar hoaks yang bisa merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Edison Hadjar menjelaskan bahwa dalam era digital saat ini, setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga ruang informasi yang sehat.Oleh karena itu, literasi digital menjadi hal yang sangat penting untuk terus ditingkatkan.
“Kita semua punya tanggung jawab untuk menciptakan suasana yang kondusif, baik di dunia nyata maupun di dunia maya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir narasumber pemateri salah satunya Nurbaiti dari akademisi Universitas Tulang Bawang (UTB) menyampaikan materi mengenai pentingnya penguatan wawasan kebangsaan,pemahaman terhadap ideologi Pancasila, serta peran masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar kita terapkan, maka kehidupan bermasyarakat akan harmonis, damai, dan jauh dari konflik,” pungkasnya. (*/)







