Sosialisasi PIP-WK Legislator Demokrat Paparkan Cikal Bakalnya Perumusan Pancasila

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Bandar Lampung, Rezki Wirmandi, menjelaskan, sosialisasi IP-WK ini tujuannya adalah untuk mengingat kembali makna dan norma sertanilai-nilai Pancasila, supaya dapat di implementasikan di dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK) ini selain kita bersilaturahmi, juga bagaimana kita menimba ilmu pengetahuan. Karena, dampak negatif arus globalisasi dan pesatnya kemajuan teknologi terutama media sosial (medsos) masuknya budaya asing, dapat menggerus nilai-nilai budaya bangsa dan oleh sebab itu mari kita kembali kepada ajaran leluhur bangsa yakni Pancasila. ” ujar Rezki Wirmandi, di sela-sela sosialisasi IP-WK di Kelurahan Jaga Baya II Kecamatan Way Halim, Rabu (30/07/2025).

Baca Juga  F-PDI-P Tegaskan Masalah Banjir Perlu Kepedulian Bersama, Bukan Hanya Pemerintah

Selanjutnya, anggota Komisi I DPRD Bandar Lampung ini memaparkan sejarah lahirnya Pancasila. Cikal bakalnya perumusan pancasila dari ketuhanan, kemanusian persatuan, kebangsaan dan keadilan. Semua itu hasil musyawarah dari BPUPKI yang di gagas para pendiri Bangsa bersama Ir. Soemarno.

“Dulu Indonesia masih berbentuk kerjaan yang terpecah-pecah dan pada 1 Juni, Ir. Sukarno bersama pendiri lainnya membentuk BPUPKI yang mempertemukan semua suku bangsa, agama, budaya, dan para pendiri bangsa sepakat berjuang bersama sehingga jadi sebuah negara Indonesia, yang berazaskan Pancasila,” ujarnya.

Nah, dari rumusan tersebut para pendiri bangsa semua sila-sula Pancasila tujuan negara adalah mewujudkan kemakmuran, keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan Lima dasar pancasila adalah jadi acuan/panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Legislator PKS Agus Dj: F-PKS Siap Bantu Advokasi Hukum Masyarakat 

“Nah, jika tidak ada Pancasila, dimungkinkan orang Jawa tidak bisa ke Lampung demikian sebaliknya. Dan orang mau beribadah kemungkinan tidak akan khusyuk,” ucapnya.

Negara Indonesia terdiri dari banyak pulau-pulau, suku bangsa dan agama serta budaya, namun kita bersatu di bawah naungan pancasila. “Dasar negara Pancasila tidak tergantikan dengan ideologi lain, karena Pancasila dapat menyatukan bangsa Indonesia yang berbeda-beda,” tandasnya. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *