banner 728x250

PKS Siap jadi Garda Terdepan Apabila Pancasila Dihapuskan

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-Fraksi PKS akan menjadi garda yang terdepan untuk mendorong agar pendidikan moral Pancasila kembali masuk di dalam kurikulum mata pelajaran. Bahkan PKS juga siap menjadi garda terdepan apabila Pancasila dihapuskan.

Demikian closing statmen yang diungkapkan Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, dalam agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan, Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, pada Sabtu, (24/06/2023).

banner 336x280

“Mari kita semua kembali kepada ajaran Pancasila. Dan juga bentengi putra-putri kita dengan keimanan. Dan juga PKS akan konsen terhadap pendidikan Pancasila fraksi PKS akan dorong supaya ke depan masuk dalam kurikulum pendidikan. PKS akan jadi garda terdepan menolak jika pendidikan Pancasila dihapuskan,” ujar Agus Djumadi, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandar Lampung.

Nah, lanjut dia, kondisi saat ini dirasa nilai-nilai dan norma-norma yang terkandung di dalam sila Pancasila terutama implementasi di masyarakat sejauh ini mengalami kemunduran atau terjadi gradasi. Dan hal ini menajadi keresahan pemerintah. Oleh sebab itu, DPRD yang menjadi bagian dari pemerintahan menggalakkan kembali norma-norma yang terkandung dalam sila Pancasila.

Baca Juga  TMP PDI-P Diinstruksikan Bentuk Medsos Tarik Simpatik Milenial dan Gen-Z

“Nilai-nilai Pancasila mengalami gradasi/kemunduran dan sudah luntur. Hal ini menjadi ancaman bangsa untuk menjaga keutuhan negara dan bangsa. Melihat hal tersebut pemerintah merasa khawatir makanya kembali menggemakan ideologis Pancasila di tengah masyarakat,” ujar Anggota Komisi III ini.

Normal-norma yang terkandung didalam sila Pancasila adalah nilai warisan luruh budaya bangsa Indonesia. Dan Menjaga keutuhan bangsa Indonesia adalah hal yang utama bagi seluruh rakyat Indonesia. “Norma, etika, rasa empati, kebersamaan masyarakat yang guyub, saling membantu dan bergotong royong, yang menjadi budaya masyarakat Indonesia itu sedikit luntur. Nah, melihat hal ini, maka ini adalah tugas dari pemerintahan dan DPRD kembali menggemakan apa yang terkandung di dalam sila Pancasila,” paparnya.

Baca Juga  TKBM Disorot, Agus Sujatma Bilang DPC Khusus F-SPTI Seharusnya Ada Laporan

Politisi PKS ini menjelaskan, beberapa waktu lalu, tersiar kabar berita, hampir saja sistem pemilihan umum (Pemilu) tertutup, jika terjadi pemilu dengan sistem tertutup maka akan terjadi kemunduran demokrasi dan yang jelas akan ada perpecahan bangsa. “Kalau jadi sistem tertutup pemilu bisa gagal dan hal ini akan mengancam keutuhan bangsa dan NKRI, yang pasti ada pihak bisa memecah belah bangsa. Makanya mari kita jaga keutuhan negara dan bangsa Indonesia,” jelas legislator PKS DPRD Kota Bandar Lampung.

Diketahui, agenda IP-WK tersebut dihadiri dua narasumber yakni Hantoni Hasan, narasumber yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Lampung, serta Grafieldi Mamesa yang juga mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung. (ron)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *