Pesan Moral Ketua BK DPRD Bandarlampung Tetap Jaga Silaturahmi dan Toleransi Antar Umat Beragama

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- nggota DPRD Kota Bandar Lampung Hi. Yuhadi, melaksanakan kegiatan sebagai anggota DPRD yakni sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dilakukan di Kelurahan Sukajawa Baru, Kecamatan Tanjung Karang Barat, pada Kamis (10/07/2025).

Dalam kesempatan itu, sosialisasi ideologi Pancasila yang dilaksanakan Yuhadi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Bandarlampung cukup meriah karena dilakukan quiz dan diberikan doorprize. “Kita berada disini sama-sama belajar dan kalau ada yang hafal Pancasila nanti saya beri doorprize,” sontak saja banyak peserta yang mengacungkan tangannya.

Selain itu juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bandarlampung ini berpesan moral kepada para peserta agar senang menjaga kerukunan dan keharmonisan dan selalu menjaga toleransi antar umat beragama.

Baca Juga  PIP-WK Anggota Fraksi PKS Yuni Karnelis Usung Tema Ketahan Pangan Keluarga dan Lingkungan

“Pesan moral saya tetap jaga toleransi antar umat beragama, jangan ribut-ribut antar tetangga selalu rukun dan selalu jaga silaturahmi dan semangat bergotong royong. Dan senantiasa selalu ajarkan anak-anak kita di rumah ideologi Pancasila dan tanaman selalu nilai-nilai agama,” jelas Yuhadi.

Dengan menjaga silaturahmi dan toleransi,
dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis, damai, dan sejahtera. Dan manfaat toleransi dapat membantu menghargai perbedaan dan mempromosikan kerukunan antar umat beragama dan suku. Juga Toleransi dapat meningkatkan kesadaran akan hak-hak orang lain dan mempromosikan keadilan sosial,” tandasnya.

Sementara, Acara sosialisasi PIP-WK yang digelar anggota DPRD Bandarlampung Yuhadi, menghadirkan dua pembicara yakni Jamhari,S.Ag dan Imam Ma,Arif,S.Hi CM

Baca Juga  Anggota F-PDI-P Irpan Setiawan Kembali Beraktivitas di DPRD Bandar Lampung, Kondisinya Berangsur Membaik

Kedua pemateri memaparkan tentang ideologis Pancasila dan wawasan kebangsaan, dimana pada intinya bagaimana memupuk rasa persatuan dan kesatuan.

Selain itu, kedua pemateri memaparkan tentang makna sila-sila yang terkandung di dalam batang tubuh Pancasila, sebagai mana sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, tetap tujuan utama adalah menjaga keamanan ketentraman, kerukunan serta keutuhan NKRI. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *