Pesan Anggota DPRD AP Jaga Moral Anak Anak Jangan Rusak Karena Teknologi Smartphone

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Seirinng dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi membuat masyarakat semakin kecanduan akan penggunaan gatget (handphone) dan tidak lagi banyak bersosialisasi dengan tetangga dan masyarakat. Bahkan parahnya lagi anak-anak lebih senang main gatget ketimbang bermain dengan teman-temannya.

Nah, berangkat dari situ, pemerintah merasa khawatir akan pergeseran moral atau terjadinya degradasi moral bangsa Indonesia.

“Kegiatan ini adalah murni agenda DPRD bukan kegiatan partai politik. Kenapa kembali lagi digaungkan Ideologi Pancasila, karena bangsa Indonesia mulai luntur nilai-nilai luhur Pancasila dan sudah banyak yang meninggalkan semangat gotong royong, sehingga dikhawatirkan terjadi pergeseran moral, sehingga kembali diingatkan, makanya diadakan lagi sosialisasi ideologi Pancasila,” ujar Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Agus Purwanto (AP) dalam acara sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dilakukan di Kelurahan Sumber Rejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, pada Selasa (08/07/2025).

Baca Juga  Ada Surprise Happy-birthday di Sosialisasi PIP-WK Darma Setiyawan

Oleh karena itu, terus Legislator asal Partai Demokrat ini, pihaknya berharap agar penerapan ideologi pancasila bisa berjalan sesuai dengan penerapan undang-undang dan sesuai dengan perkembangan jaman digitalisasi.

“Harapan saya apa yang disampaikan dua narasumber dapat dicerna dan diterapkan di rumah bersama keluarga dan lingkungan. Dan harapan kami implementasi ideologi Pancasila bisa bersinergi dan berjalan dengan perkembangan jaman digitalisasi,” ungkapnya.

Parahnya, terus dia masyarakat Indonesia tidak lagi banyak melakukan kegiatan seperti yang diajarkan nenek moyang seperti budaya gotongroyong dan bersilaturahmi.

“Dan parahnya anak-anak lebih banyak bermain handphone dan berada di kamar, ketimbang main bersama rekan sebayanya. Sehingga terjadi tauran pelajar, aksi anarkisme geng motor, kenakalan remaja dan lainnya, maka dari itu mari kita semua ajarkan anak-anak kita tentang ideologi Pancasila, sebagai tuntunan dan landasan hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Baca Juga  Alasan Sakit Tidur Saat Paripurna HUT Kota, BK DPRD Berikan Sanksi Teguran Lisan kepada Indra Feriza

Acara sosialisasi PIP-WK yang digelar anggota DPRD Bandarlampung Agus Purwanto, menghadirkan dua pembicara yakni Anggalana SH, Dosen F- Hukum Universitas Bandar Lampung dan Levi Tuzaidi, pengamat sosial kemasyarakatan.

Kedua pemateri memaparkan tentang ideologis Pancasila dan wawasan kebangsaan, dimana pada intinya bagaimana memupuk rasa persatuan dan kesatuan.

Selain itu, kedua pemateri memaparkan tentang makna sila-sila yang terkandung di dalam batang tubuh Pancasila, sebagai mana sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, tetap tujuan utama adalah menjaga keamanan ketentraman, kerukunan serta keutuhan NKRI. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *