Narasumber Sosialisasi PIP Dedi Yuginta Tekankan Semangat Jiwa Bergotong Royong

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Anggota DPRD Kota Bandar Lampung,Dedi Yuginta,SE.M.Si, melaksanakan sosialisasi Pembinaan Idileologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT) Kamis (08/05/2025).

Dalam pelaksanaan acara sosialisasi ini menghadirkan dua Narasumber yakni,Rahmat Nafindra yang merupakan mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan Ratna Wulandari dari akademisi.

Dan dalam sambutanya,Dedi Yuginta memaparkan kepada seluruh peserta sosialisasi PIP-WK bahwa pentingnya mengikuti sosialisasi PIP WK ini karna memiliki beberapa manfaat.

“Ya ,saya melakukan sosialisasi ini hampir setiap bulan para peserta sendiri bermacam-macam latar belakang, tentunya ini biasa mengingat kembali adanya norma -dan nilai-nilai Pancasila,”ucapnya.

“Nah,selain itu adanya hal ini bisa bermanfaat karna sangat penting dalam pelaksanaan sosialisasi PIP-WK terutama nilai kebersamaan dan silaturahmi antar masyarakat,”tambahnya.

Baca Juga  Sosialisasi PIP-WK Agus Purwanto Dipadati Kaum Emak-Emak

Lebih lanjut wakil ketua Komisi III DPRD kota Bandarlampung ini menjelaskan bahwa selain manfaat pelaksanaan PIP-WK sebagai wadah silaturahmi dirinya juga menekan kan kepada masyarakat untuk menjunjung jiwa gotong Royong dalam kehidupan sehari hari.

“Bergotong royong merupakan salah satu wujud nyata dari pelaksanaan norma dan nilai Pancasila, terutama sila ke-3 Persatuan Indonesia dan sila ke-5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,”jelasnya.

Dedi Yuginta juga menjelaskan bahwa makna Gotong Royong dalam Konteks Pancasila yakni

1.Sila ke-1 Ketuhanan Yang Maha Esa

Gotong royong dilandasi oleh rasa syukur dan kesadaran bahwa sesama manusia adalah ciptaan Tuhan, sehingga perlu saling membantu.

2.Sila ke-2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Baca Juga  Reses Aep, Warga Sepang Jaya Minta Jembatan Ditinggikan

Melalui gotong royong, tercermin sikap saling menghormati, peduli, dan solidaritas antar warga.

3.Sila ke-3 Persatuan Indonesia :
Gotong royong mempererat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.

4.Sila ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan

Dalam kegiatan gotong royong, biasanya keputusan diambil secara musyawarah, mencerminkan nilai demokrasi.

5.Sila ke-5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Gotong royong membantu mewujudkan kesejahteraan bersama dan mengurangi kesenjangan sosial. (ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *