banner 728x250

Nafindra: Kaula-Muda Diminta Bisa Memfilter Masuknya Budaya Asing

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-Anggota DPRD Kota Bandarlampung Rakhmad Nafindra.S.,IP meminta kepada kalangan remaja agar mempunyai filterisasi untuk menyikapi adanya budaya luar yang masuk ke Indonesia terutama di kota Bandar Lampung.

Nah, cara mem filter budaya asing tersebut adalah dengan kembali menggemakan nilai-nilai luhur Pancasila dan mengembangkan budaya lokal. Demikian, diungkapkan Rakhmad Nafindra saat mengelar agenda Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK) yang dilaksanakan di kelurahan Harapan Jaya  Kecamatan Sukarame, Selasa (01/08/2023).

banner 336x280

Menurut politisi PDI-P ini sosialisasi IP – WK ini tentunya sangat perlu dilaksanakan karena, saat ini Ideologi Pancasila sudah mulai tergerus oleh perkembangan jaman. “Tujuan kegiatan ini agar masyarakat bisa mengingat kembali nilai-nilai luhur Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini,”ucapnya.

Baca Juga  Jelang Pemilu, JMSI Lampung Dukung Kepolisian Tangkal Hoax

Kondisi saat ini, terus dia, sudah mulai masuk budaya luar seperti tarian K-POP asal Korea, jadi dengan adanya pemahaman Ideologi Pancasila bisa menyaring budaya luar yang dapat merusak budaya Indonesia terutama di kalangan muda.

Sementara, Narasumber pertama Suheli tenga ahli pimpinan DPRD Bandarlampung, ia menjelaskan keberadaan Ideologi Pancasila saat ini sudah mulai tergerus oleh perkembangan jaman dan masuk nya budaya asing ke Indonesia. “Dengan melaksanakan atau memahami nilai Pancasila tentunya kita bisa mempilterisasi budaya -budaya asing yang masuk ke Indonesia sehingga budaya Indonesia sendiri tidak akan tergerus oleh budaya asing,” kata Suheli.

Di tempat yang sama, narasumber ke dua, Tunas Budi Lukito menjelaskan, jika konsep wawancara kebangsaan Indonesia bertujuan membangun dan mengembangkan persatuan dan kesatuan. Tujuan wawasan kebangsaan yang pertama adalah mewujudkan bangsa yang kuat, rukun bersatu, berdaya saing tinggi, dan sejahtera

Baca Juga  Hadirnya DPC Khusus F-SPTI Versi Guntur Dinilai Tak Prosedur

Wawasan kebangsaan merupakan pandangan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia mengenai identitas dan tanah airnya, dengan prinsip utama persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat

Contoh Penerapan Wawasan Kebangsaan di Indonesia, Menjaga persatuan dan kesatuan.
Berusaha senantiasa menjaga harmoni di masyarakat demi keutuhan Kesatuan Republik Indonesia. Menanamkan rasa cinta tanah air negara. Sedari dini, menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air. Bersikap patriotisme dan nasionalisme. (ron)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *