Legislator PDI-P Endang Asnawi Imbau Jangan Sampai Terjebak Judol dan Pinjol

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Bandarlampung Endang Asnawi, menghimbau kepada para peserta agar menjaga anak-anak, keluarga jangan sampai terjebak dengan judi online (Judol) dan pinjaman online (Pinjol).

“Sekarang ini semua serba internet dan apa pun dengan mudahkitay dapat, apalagi informasi. Nah, ada yang bahaya lagi, kalau ada bapak-bapak nya asik betul main handphone (HP) , coba awasi itu HP nya jangan jangan dia buka situs judi only (judol). Bahaya bu kalau sudah terkena judol ini habis kita, ini judi lebi bahaya dari bola tangkas dan lainnya,”.

Demikian pesan yang disampaikan Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD kota Bandarlampung, Endang Asnawi, di sela-sela agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras (BW) pada Sabtu (24/01/2026).

Baca Juga  Komisi III DPRD.Desak Pemkot Terbitkan Perwali Pengelolaan Sampah

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi menjelaskan, bahwa bahayanya kemajuan teknologi berbasis internet. Dan demikian juga dengan ibu-ibu jangan sampai terjebak dengan pinjaman online (Pinjol).

“Ibu-ibu ini juga Hati-Hati. Keasikan belanja online, tiba-tiba karena suaminya tidak kasih uang lebih jadinya melakukan pinjaman online, ini bahaya,” ungkapnya.

Karena pinjaman online ini bisa dengan mudah mendapatkan uang, persyaratannya tidak rumit bisa langsung cair. “Ya kalau uang hasil pinjot digunakan buat dagang, bagaimana jika dibelikan barang, nggak muter kan uangnya, akhirnya tidak bisa bayar dan melakukan pinjaman lagi dengan menggunakan data tetangganya, tambahan dalem lagi hutang karena tidak bisa bayar pakai data kawan-kawannya, kan rusak kita, makanya saran saya jangan sampai terjebak pinjol ndan judol,” tandasnya.

Baca Juga  Sederhana, Mengendarai Sepeda Motor Matic Anggota DPRD Hi. Yuhadi Hadiri Sosialisasi PIP-WK

Kemudian juga sambung legislator PDI-P ini, anak-anak anak juga mesti diawasi dalam penggunaan HP (internet) karena teknologi ini bisa mengakses seluruh dunia. “Kita liat juga kan di media sosial, banyak sekali konten konten yang mengandung Fornografi, yang tidak sesuai dengan norma dan adat budaya bangsa Indonesia, makanya awasi anak kita juga jangan sampai juga terjebak konten tidak pantas di medsos,” imbuhnya.

Diketahui, hadir dalam kesempatan sosialisasi ideologi Pancasila yang digelar Endang Asnawi memgahadirkan dua narasumber yakni Anggalana SH. MH., salah seorang dosen Universitas Bandar Lampung dan Suheli, SH, mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *