BANDARLAMPUNG-Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Angga Wijaya Praja, melakukan kegiatan sosialisasi Pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Teluk Betung Utara (TbU) pada Selasa (29//07/2025).
Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Bandarlampung Angga Wijaya Praja menjelaskan sosialiasi ini bertujuan untuk menanamkan pentingnya menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan menanamkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan kepada warga kota Bandarlampung.
“Saat ini dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin komplek menimbulkan pengaruh negatif, seperti maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba, bullying, perkelahian antar pelajaran dan lainnya,” ujar Angga.
Nah, untuk menangkal terjadinya degradasi moral bangsa, diperkirakan adanya pemahaman sebagai generasi muda, sebagai orangtua, sebagai masyarakat, tentang arti pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap generasi adalah masyarakat baru yang harus memperoleh pengetahuan, mempelajari keahlian dan mengembangkan karakter atau watak. Sikap mental ini harus dipelihara dan dipupuk melalui perekatan serta kekuatan keteladanan. Karena itu, pembinaan terhadap masyarakat untuk jadi warga negara yang baik menajdi perhatian utama,” ungkapnya.
Sementara, pembicara Sudibyo Putra mantan anggota DPRD kota Bandar Lampung mengatakan, ada kekhawatiran pemerintah akan tergerusnya nilai-nilai dan pengamalan idelogi Pancasila karena perkembangan teknologi jaman.
“Khawatir apa yang dicita-citakan proklamasi kemerdekaan NKRI terkikis oleh kemajuan jaman. Oleh karena itu, kedepan akan ada pembentukan kampung Pancasila, supaya bisa bersinergi dan membumikan Pancasila dan pengamalan butir-butir Pancasila. Bumingkan nilai-nilai Pancasila dan Pancasila masuk dalam kurikulum di sekolah kembali jadi mata pelajaran wajib,” paparnya.
“Pancasila adalah idelogi negara, haluan Negara demi mewujudkan cita-cita Negara. Pancasila sebagai pemersatu bangsa, Pancasila juga sebagai pandangan hidup dalam berbangsa dan negera dan bagi kehidupan sehari-hari,” tandasnya. (ron)







