BANDARLAMPUNG – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Sri Ningsih Djamsari, menegaskan bahwa perempuan saat ini memiliki kedudukan yang setara dengan laki-laki. Karena itu, perempuan harus terus meningkatkan kemampuan, membangun kemandirian, serta berani mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.
Hal tersebut disampaikan Sri Ningsih Djamsari saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sukarame, Selasa (28/07/2026).
Menurut Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bandarlampung ini, kesetaraan gender merupakan bagian dari hak perempuan di Indonesia. Saat ini, semakin banyak perempuan yang mampu menunjukkan kapasitas dan kompetensinya, termasuk berkarier di dunia politik serta menjadi pemimpin di berbagai daerah.
“Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menjadi pemimpin. Saat ini sudah banyak kaum perempuan yang berkiprah di dunia politik, bahkan dipercaya menjadi kepala daerah, seperti gubernur dan wali kota,” ujar Sri Ningsih.
Ia juga mencontohkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri, sebagai salah satu tokoh perempuan yang memiliki perjalanan panjang dalam kepemimpinan nasional dan pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, adalah sosok perempuan hebat yang pernah menjadi Presiden Republik Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa perempuan juga mampu menjadi pemimpin dan memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 70 persen peserta yang hadir merupakan kaum perempuan. Sri Ningsih pun memberikan semangat dan motivasi agar para perempuan terus percaya diri, mandiri, serta tidak mudah merasa rendah diri dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia menekankan bahwa perempuan harus mampu mengembangkan potensi yang dimiliki serta berperan aktif, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam pembangunan daerah.
“Teruslah bersemangat dan jadilah perempuan yang mandiri. Jangan pernah merasa rendah atau memandang diri sendiri lebih lemah. Perempuan harus mampu menunjukkan kemampuan, menjaga martabat, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan,” tegasnya.
Melalui kegiatan PIP-WK tersebut, Sri Ningsih berharap nilai-nilai Pancasila dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memperkuat peran perempuan sebagai bagian penting dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa. (*/)







