BANDARLAMPUNG- Anggota DPRD melakukan sosialisasi ideologi pancasila (PIP) kenapa, karena kondisi saat ini dinilai masyarakat sudah banyak yang tidak lagi mengamalkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Sosialisasi PIP ini saya rasa dibutuhkan sekali oleh masyarakat, karena kita tau bersama bahwa tersiar kabar baik di media sosial (Medsos) dan lainnya, remaja melakukan tauran bahkan ada aksi geng motor yang anarkis bahkan menimbulkan korban jiwa. Dan hal ini jelas sangat membahayakan masyarakat umum,” ujar Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Rama Apriditya, dalam acara Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan wawasan kebangsaan, di Way Halim Permai, Sabtu (08/02/2025).
Nah, tujuan dilaksanakan PIP ini adalah untuk menanamkan kembali nilai-nilai dan norma Pancasila masyarakat dapat mengimplementasikan/diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah dan di masyarakat. “Tidak lain tujuannya adalah supaya masyarakat tidak melenceng dari ajaran Pancasila, karena pengaruh budaya asing yang menggerus budaya lokal Indonesia,” kata dia.
Selain itu juga, anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung ini mengatakan, nilai – nilai pancasila dapat mencegah kenakalan remaja karena nilai – nilai pancasila mengembangkan rasa tanggungjawab.
“Nilai-nilai Pancasila seperti “Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan” dapat membantu remaja mengembangkan rasa tanggungjawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” kata Rama.
Kemudian, ujar Rama, nilai – nilai Pancasial bisa mengembangkan rasa empati. Dimana nilai-nilai Pancasila seperti “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab” dapat membantu remaja mengembangkan rasa empati terhadap orang lain dan menghargai perbedaan.
Lalu, ujarnya, nilai – nilai pancasila mengembangkan rasa kemandirian. Dimana nilai-nilai Pancasila seperti “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” dapat membantu remaja mengembangkan rasa kemandirian dan tidak tergantung pada kelompok atau geng. (ron)







