Ketua DPRD Kota Bilang Jaga Ideologi Pancasila Jangan Sampai Terkikis Arus Globalisasi

banner 120x600

BANDARLAMPUNG-Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Hi. Bernas Yuniarta melaksanakan agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK) di Kelurahan Sido dadi, Kecamatan Kedaton, Minggu (25/05/2025).

Dalam kesempatan itu Legislator Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa pancasila kembali didengungkan akhir-akhir ini kenapa? Karena banyaknya tantangan dari eksternal dan internal. Serta perkembangan jaman yang semakin canggih dikhawatirkan ideologi pancasila tergerus oleh perkembangan teknologi.

“Tantangan Eksternal, berupa gelombang arus globalisasi dan pertarungan antar ideologi melalui media massa dan media sosial. Tantangan internal yang bersumber dari keragaman kebudayaan, suku, agama dan ras. Serta melemahnya penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Menurut dia,  Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, menurutnya Ideologi Pancasila adalah sistem nilai dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang bersumber dari lima sila dalam Pancasila.

Baca Juga  Begini Pesan Moral Ketua Fraksi PDI-P Endang Asnawi, Ajari Anak Adab Moral dan Ilmu Agama

“Pancasila menjadi dasar dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,”kata Bernas Yuniarta dalam sambutanya.

Selain itu juga Politisi Partai Gerindra Kota Bandarlampung ini juga memaparkan tentang pengertian “Wawasan Kebangsaan, Wawasan kebangsaan ,menurut Bernas adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya,dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Wawasan kebangsaan ini merupakan pandangan sikap dan cara pandang bangsa Indonesia,jadi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan satu kesatuan,”tegasnya.

Diketahui dalam Sosialisasi PIP-WK Ketua DPRD kota Bandarlampung Bernas Yuniarta menghadirkan dua narasumber yakni, Hamami,S.H dari Advokat dan narasumber ke dua  Rizky Sugeng Riyadi,S.E,.M.M.salah satu dosen di Universitas Lampun. (ron)

Baca Juga  Dinas PU Sebut Relief Bung Karno di Masjid Al-Furqon Belum Final

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *