banner 728x250

DPRD Dorong Dishub di APBD Perubahan 2022 Beli Alat uji KIR Baru

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung akan mendorong usulan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk pengadaan Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) di tahun anggran (TA) APBD Perubahan 2022.

Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung Dedi Yuginta mengatakan, dalam mendukung peningkatan pendapat asli daerah (PAD) akan mendorong pengadaan pembelian alat uji KIR pada APBD perubahan 2022. “Tadi kita rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dishub Kepala UPT KIR mengatakan jika alat meraka itu sudah tua dan sejak tahun 1974, dengan usia yang sudah tua, jelas tidak maksimal pendapatannya karena rentan alat mereka mengalami kerusakan, makanya insyaallah di perubahan kita ajukan alat baru, mudah-mudahan keuangan pemkot dapat mendukung pembelian alat uji KIR tersebut,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung Dedi Yuginta, Selasa (8/3/2022).

banner 336x280

Wakil ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung, Agus Purwanto menambah, DPRD Bandar Lampung mendorong pengadaan untuk alat uji KIR tersebut, dikarenakan sebagian besar alat uji KIR tersebut sudah pada usang, rata- rata pengadaanya dari tahun 1974.

Baca Juga  IP-WK: Berbeda Suku Bangsa Ini Adalah Fitroh Bagi Negara Indonesia

“Selama ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari uji KIR mencapai target , sehingga wajar kami dorong Dishub untuk membeli akat Uji KIR tersebut. Jelas jika alat pengajuan KIR mesin baru maka bisa berpengaruh untuk pendapatan PAD lebih baik lagi,” kata dia, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPRD Bandar Lampung dengan Dishub setempat.

Nah, untuk pembelian alat Uji KIR diperkirakan akan memakan anggaran Rp 3,5 miliar. “Karena kalau masih memakai alat yang sudah tua, rentan dengan banyaknya perbaikan, sehingga biaya perawatan menjadi besar dan membengkak,” tandasnya.

Sementara, Kepala UPT KIR Dishub Bandar Lampung, Andi Koenang mengatakan, pihaknya di APBD P Tahun 2022 akan mengusulkan pengadaan alat uji KIR, pasalnya alat yang digunakan saat ini selain sudah tua, yakni mudah mengalami kerusakan.

Baca Juga  Aleg Terpilih Gerindra Keluhkan Sikap Puskesmas yang Tak Tanggap Soal Fogging

Ia mengatakan, alat uji emisi KIR yang diajukan untuk pergantian yakni alat pengukur emisi untuk bensin dan solar, alat pengukur cahaya (lampu), site slipe alat pengukur jalan depan roda.

Kemudian timbangan untuk mengukur beban mobil, alat mengukur rem, spidometer, alat pengukur kecepatan dan alat ukur kebisingan serta kaca film. “Alat-alat tersebut memang sudah tua, sehingga tidak maksimal lagi dalam bekerja,” jelasnya. (ron)

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *