Didampingi Sopian Sitepu Yunika Buka Suara, Bantah Dugaan Penggelapan Mobil Rental Rp1,16 Miliar

banner 120x600

BANDAR LAMPUNG—Di tengah derasnya pemberitaan tentang dugaan penggelapan mobil rental senilai sekitar Rp1,16 miliar, Yunika Indahayati akhirnya angkat bicara.

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Gerindra itu menyampaikan klarifikasi didampingi kuasa hukumnya, Sopian Sitepu, di Kantor Hukum Sopian Sitepu, Sabtu sore (19/9/2026).

Sopian menegaskan, perkara tersebut merupakan persoalan pribadi antara Yunika dan pemilik rental berinisial D, bukan perkara yang berkaitan dengan partai ataupun jabatan Yunika sebagai anggota DPRD.

“Ini persoalan pribadi antara Ibu Yunika dengan pemilik rental. Tidak ada hubungannya dengan partai dan jabatan,” tegas Sopian.

Menurutnya, kendaraan digunakan setelah adanya permintaan dari pemilik rental. Selama itu pula, pembayaran disebut dilakukan secara teratur dan rutin.

Baca Juga  Kejati Periksa Ketua KONI Lampung Yusuf Barusman Dua Jam

Soal keberadaan mobil, muncul dua versi yang berbeda. Namun Yunika bersikukuh bahwa kendaraan-kendaraan tersebut telah diserahkan.

Yunika mengaku terkejut ketika persoalan tersebut bergulir menjadi pemberitaan. “Saya sangat berhubungan baik dengan pemilik rental, bahkan seperti adik saya sendiri. Saya sangat kaget ada berita yang menurut saya sangat tidak benar, karena mobil-mobil itu jelas diserahkan,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan angka Rp1,16 miliar yang disebut dalam pemberitaan. Menurut Yunika, angka tersebut tidak menggambarkan perhitungan yang sebenarnya. “Kalau sampai Rp1,16 miliar, menurut saya itu tagihan sekitar 100 mobil,” katanya.

Yunika mengatakan dirinya bahkan telah membuka ruang untuk menghitung kembali apabila masih terdapat kekurangan pembayaran. Namun, upaya tersebut disebut tidak mendapat respons.

Baca Juga  Rekonstruksi Pembunuhan Muncikari Eks Lokalisasi Panjang Ada 34 Adegan

Di tengah simpang-siurnya informasi, Yunika juga membantah telah menerima panggilan dari Polda Lampung. “Kalau katanya ada panggilan ke Polda, saya juga belum dipanggil,” tegasnya.

Sopian memastikan pihaknya akan menemui D untuk membuka kembali duduk perkara, menghitung persoalan secara terang, dan memastikan fakta mengenai kendaraan serta kewajiban pembayaran.

Sebab, di tengah derasnya kabar yang beredar, pihak Yunika meminta persoalan tersebut dilihat secara utuh—bukan hanya dari satu sisi cerita. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *