Pimpinan DPRD Ingatkan Jangan Sampai Keluarga Terjerat Judol dan Pinjol

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung Hi. Wiyadi, SP, MM., mengingatkan agar jangan sampai keluarga dan sanak saudara terjerat penyakit masyarakat yakni tindakan judi online (Judol) dan Pinjaman online (Pinjol).

Karena menurut dia berdasarkan hasil survey pihaknya bersama anggota DPR RI Sudin yang juga Ketua DPD PDI-P Lampung, di Polresta-Polresta di Provinsi Lampung, penyakit masyarakat saat ini banyak terjerat kasus judol dsn Pinjol.

Demikian, diungkapkan pimpinan DPRD Wiyadi dalam acara sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dilakukan di Taman Wisata Alam Lengkung Langit 2 (L-2) Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, pada Senin (16/06/2025).

“Pengalaman kemarin ketika saya mendampingi pak Sudin saat keliling bertemu dengan polres -polresta kami keliling dan ternyata kasus yang banyak terjadi adalah penyakit masyarakat Pinjol dan judol, maka itu saya berpesan Hati-hati jangan sampai anak-anak atau keluarga kita terjerat hal tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Konferda PDI-P PAC Mutlak Dukung Sudin dan Diiringi Kader Muda Umar Acmad

Di tengah perekonomian yang sulit saat ini, sambung Wiyadi, dari awal hanya iseng-iseng dan karena dapat (menang) tapi akhirnya kalah juga. “Dan yang paling dikhawatirkan adalah kalau nanti ada program dari pemerintah untuk memberantas judol dan Pinjol dari Crime cyber khawatirnya nanti kena tangkap polisi, karena akun judol di handphone itu susah dihapus masih bisa di lihat di akun email dan lainnya,” jelasnya.

“Jangan sampai keluarga kita terjerat judol dan Pinjol, mudah-mudahan keluarga kita dibentengi masalah tersebut,” ungkapnya lagi.

Kesempatan itu Wiyadi yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan ini menjelaskan juga ada lagi kasus yang menonjol yakni kasus ruda-paksa. Kasus ini banyak terjadi dilakukan ayah tiri kepada anak tirinya. “Pesan saya bentengi diri kita dengan keimanan dan ketaqwaan. Juga bentengi keluarga kita dengan pemahaman ideologi Pancasila. Jangan sampai keluarga kita terjerat tindakan kriminalitas,” tandasnya.

Baca Juga  Tim Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambangi Kantor DPD PAN, Ada Apa Ya?

Di bagian lain juga Wiyadi menyinggung bahwasanya saat ini kondisi Bandar Lampung masih dikategorikan darurat sampah. Karena sampah-sampah yang dihasilkan di kota ini tidak dilakukan pengelolaan. “Di wilayah lain di Indonesia ini malah kekurangan sampah, karena mereka sampahnya di olah dan dapat menghasilkan uang, makanya mereka malahan meminta sampah dari tempat lain, untuk diolah, mari kita dukung langkah pemerintah untuk Bandar Lampung yang lebih baik,” pungkasnya.

Agenda Sosialisasi PIP-WK yang digelar Pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi menghadirkan dua narasumber yakni Ato Suharto Spd, Ketua Paguyuban Masyarakat Kemiling dan Ratna Wilis salah seorang advokat, kedua narasumber memaparkan tentang ideologi Pancasila, yang senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *