BANDARLAMPUNG- Srikandi PDI-Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung Sri Ningsih Djamsari, mengatakan bahwa pondasi utama itu adalah keluarga dan sebagai orang tua wajib senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anak.
Demikian diungkapkan Sri Ningsih Djamsari di sela-sela sambutan dalam acara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Sukarame, Jum’at (10/10/2025).
“Keluarga adalah tonggak utama dan sebagai orang tua kita harus memberikan perhatian dan memberikan pengawas serta memberikan ilmu dan mengajarkan adab yang baik kepada anak-anak. Hal ini dilakukan sebagai bekal anak dalam bermasyarakat kelak. Karena anak adalah generasi penerus bangsa,” ujar Sri Ningsih.
Selain itu juga Sri Ningsih menyinggung peserta yang sering kali bermain media sosial (Medsos) karena di medsos sering kali tampil curhat an para kaum ibu-ibu tentang keluarganya dan suaminya. ‘Jangan sering kali curhat di Facebook, instagram, tik-tok dan sebagainya, karena curhat di medsos bukan menyelesaikan masalah, malah sebaliknya menambah masalah baru, jangan lah kita curhat masalah aib keluarga di medsos, ngak baik,” tegasnya.
Dijelaskan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung ini, curhat di media sosial memiliki sisi negatif, ketika Anda curhat di media sosial, Anda membuka privasi Anda kepada publik, yang bisa berisiko jika informasi tersebut disalahgunakan.
Curhat di media sosial bisa memicu reaksi negatif dari orang lain, seperti komentar yang tidak sopan atau ejekan dan curhat di media sosial dapat kehilangan kontrol atas bagaimana informasi tersebut digunakan atau disebarkan.
“Curhat di media sosial bisa berdampak pada hubungan Anda dengan orang lain, terutama jika Anda membagikan informasi yang sensitif atau pribadi. Dengan memahami sisi negatif curhat di media sosial, Anda bisa membuat keputusan yang lebih bijak tentang bagaimana Anda menggunakan media sosial dan mengelola emosi,” tandasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, dua narasumber yakni Hambali Sanusi mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan Anwar mantan Lurah Sukarame. (ron)







