Berita  

Sidak Banjir, Walikota Tegur Keras PT Tri Surya Soal Penyempitan Sungai

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Buntut panjang banjir yang merendam kawasan Sukabumi pada Kamis (8/01/2026), Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengambil tindakan tegas.

Dalam inspeksi mendadak (sidak), Jumat (09/01/2026), Eva menegur keras manajemen PT Tri Surya dan mendesak pembongkaran tembok perusahaan yang dinilai memicu penyempitan sungai.

Kemarahan orang nomor satu di Bandarlampung itu memuncak saat melihat kondisi fisik tembok perusahaan di Jalan Soekarno Hatta yang berdiri berhimpitan langsung dengan bibir Sungai Waru, Kelurahan Kedamaian Kecamata Kedamaian. Posisi tembok ini dianggap “mencekik” aliran air, sehingga sungai meluap ke permukiman saat hujan deras.

“Bapak lihat ini, ini sungai jadi kecil sekali. Kalau hujan deras, air mau lewat mana? Warga saya kebanjiran terus di sini,” sergah Eva Dwiana dengan nada tinggi di hadapan Kohar, perwakilan perusahaan.

Baca Juga  Pemerintah Kota Bandar Lampung Akan Membangun SPPG di Tiga Kecamatan

Tanpa basa-basi, wanita yang akrab disapa Bunda Eva ini memberikan ultimatum agar pihak perusahaan segera memundurkan tembok pagar mereka 1 meter2. Langkah ini wajib dilakukan untuk mengembalikan fungsi lebar sungai seperti sediakala.

“Saya minta ini (tembok) dimundurkan! Kita harus cari solusi banjir ini, tidak bisa ditunda lagi. Ini harus mundur, kita cari solusi banjir!” tegasnya.

Suasana sempat menegang ketika Kohar, perwakilan PT Tri Surya, berusaha memberikan pembelaan diri. Ia berdalih bahwa banjir bukan hanya disebabkan oleh perusahaannya, melainkan juga terjadi di wilayah elit lain, serta mengklaim bangunan tersebut memiliki izin.

“Ya, soal kebanjiran itu kan di perumahan Villa Citra juga banjir… Nanti saya akan bicarakan,” jawab Kohar defensif sembari menyinggung soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Baca Juga  Koperasi TKBM Panjang Buka Bersama dengan Anak Yatim dan Kaum Duafa

Meski demikian, Walikota Eva tidak bergeming. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga dan penanggulangan banjir adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar dengan alasan administratif semata. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *