BANDARLAMPUNG- Anggota Komisi III DPRD Kota Bandarlampung Rizaldi Adrian SE., menjelaskan bahwa saat ini Kota Bandar Lampung akan fokus pada pembangunan infrastruktur baik jalan lingkungan dan drainase. Hal ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat akan musibah banjir yang kerap menghantui kota tapis berseri.
Menurut legislator asal partai Gerindra, Rizaldi Adrian bahwa anggaran jalan lingkungan semula hanya Rp 10 Miliar naik menjadi Rp50 Miliar pada APBD TA 2026.
“Saat itu pembahasan APBD TA 2026 untuk pembangunan infrastruktur jalan lingkungan hanya Rp 10 Miliar, akan tetapi karena DPRD guyub dan mementingkan untuk kepentingan masyarakat banyak, maka DPRD meminta kepada pemkot untuk memangkas anggaran yang tidak penting seperti agenda seremonial SKPD dan alhamdulillah anggaran jalan lingkungan mencapai Rp 50 Miliar lebih,” ujar anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Rizaldi Adrian, Minggu (01/02/2026)

Nah, lanjut Rizaldi, pembangunan infrastruktur jalan lingkungan merupakan jawaban dari masukan masyarakat yang selama ini mengeluarkan akan jalan yang berlubang di lingkungan tinggal mereka.
“Dan juga APBD 2026 menganggarkan penanggulangan banjir dengan banyaknya perbaikan drainase di lingkungan dan jalan protokol kota, Kami DPRD ingin masyarakat tenang dari musibah banjir, sehingga semua program terfokus pada infrastruktur jalan lingkungan dan drainase,” imbuh dia.
Oleh karena itu sambung anggota Komisi III DPRD Kota Bandarlampung ini informasi tersebut sampaikan kepada Kaling, RT dan pamong setempat untuk pengajuan jalan lingkungan atau drainase. “Sampaikan proposal untuk pengajuan jalan di kelurahan bapak-bapak ibu-ibu, sampaikan ke saya dan saya akan perjuangkan untuk pengajuan jalan lingkungan drainase dan lain,” ungkapnya.
Dimana sebelumnya juga, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menyatakan sebanyak 611 titik jalan lingkungan di 20 kecamatan dan 126 kelurahan, serta 10 ruas jalan utama masuk program pembenahan tahun ini.
“Insya Allah, tahun 2026 seluruh jalan di Bandar Lampung mulus dan siap mendukung mobilitas rakyat. Karena bagi Bunda, setiap sudut kota adalah prioritas,” ucap Eva.
Di lain sisi juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bandar Lampung, Dedi Sutioso, mengatakan peningkatan kualitas jalan dikerjakan dengan berbagai metode, termasuk rigid beton. (*/ron)







