Politisi PAN Ajak Warga Kembali Kepada Ajaran Luhur Pancasila

banner 120x600

BANDARLAMPUNG-Pancasila adalah seperangkat nilai yang terangkai secara holistik menjadi gagasan dasar tentang konsep dan prinsip yang menjadi pandangan hidup masyarakat bangsa dan negara Indonesia.

Demikian, diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, Abdul Salim, pada agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Sabtu (08/04/2023).

Politisi PAN ini menjelaskan dalam sosialisasi IP-WK ini adalah tugas dari DPRD Bandarlampung sebagai pelaksana kegiatan, diharapkan masyarakat dengan sosialisasi ini mendapatkan tambahan pengetahuan tentang pengamalan Pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Ideologi adalah gagasan, Cita-cita, nilai yang ingin dicapai. Fungsi dari Pancasila adalah sebagai pandangan hidup, dasar negara, ideologi nasional, sistem filsafat, sistem etika dan sebagai nilai dasar pembangunan ilmu,” ungkapnya.

Sementara, Narasumber Topan Indra Karsa, dosen Universitas Tulang Bawang (UTB) menjelaskan bahwa saat ini bukan soal hafal Pancasila, akan tetapi kita harus mengerti apa itu pancasila dan bagaimana pengamalan sila-sila Pancasila di masyarakat.

Baca Juga  Legislator PDI-P Endang Asnawi Imbau Jangan Sampai Terjebak Judol dan Pinjol

“Nilai budi pekerti para remaja kita saat ini sudah mulai turun, kita lihat di media sosial (Medsos) ada video tauran remaja dengan menggunakan sarung, ada aksi geng motor, tauran. Aksi ini ada karena nilai moral, etika dan budi pekerti remaja sudah turun. Jika dibiarkan hal ini akan jadi malapetaka bagi bangsa Indonesia,” kata dia.

“Nilai budaya budi pekerti, moral dan etika para remaja turun, ini jadi mala petaka. Bagaimana Indonesia kedepan. Makanya di dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya pun ada bait bangun lah jiwanya bangun lah badannya. Ini menjelaskan untuk membangun jiwa dilakukan dari pendidikan. Makanya penting sekali menanamkan nilai keperibadian budi pekerti anak itu sangat penting,” sambungnya.

Hampir penduduk di Kota Bandarlampung pastinya sudah mengenyam pendidikan. Pendidikan non formal sangat diperlukan, agar anak/remaja paham akan etika dan budi pekerti.
“Tersiar berita perang sarung/taurawan remaja. Ini adalah tanggungjawab kita semua, artinya ini dimulai diri kita sendiri dan lingkungan rumah. Mari kembali kepada ajaran luhur Pancasila dan amalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila juga sebagai sistem etika dan pedoman hidup dalam bermasyarakat,” terangnya.

Baca Juga  Fraksi PDI-P Minta Masyarakat Awasi Jalur Pendaftaran Siswa Sistem Rayonisasi

Selanjutnya, narasumber ke dua Ali Kamal politisi PAN dosen Universitas Muhamadiyah Lampung, menjelaskan generasi penerus bangsa ajarkan disiplin supaya lebih baik kedepannya. Salam Pancasila praktek kalau di dalam Islamx salam pancasila makna yang terkandung didalamnya mengenal seperti yang terkandung di dalam Al_Quran ada dua hubungan hablu minallah dan hablum minanas.

“Bagaimana kita menjalankan rukun iman dan islam, pancasila mengatur hubungan antar manusia, ada dalam al-quran juga bagaiman hubungan antar manusia, contohnya saling menyakiti, lahirlah salam Pancasila ini, bagikan membangun hubungan sesama manusia,” pungkasnya. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *