BANDAR LAMPUNG – Pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi, SP. MM., mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga ketahanan ekonomi keluarga di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.
Pesan ini disampaikan Wiyadi yang merupakan legislator dari PDI-Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, dalam kegiatan sosialisasi ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di taman wisata alam lengkung Langit -2 (L-2) di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, pada Senin (11/05/2026).
Wiyadi juga mengimbau warga untuk tidak terjerumus dalam praktik judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) ilegal yang dapat merusak kondisi keuangan keluarga.
Menurut Wiyadi, saat ini banyak masyarakat yang tergoda dengan iming-iming keuntungan instan melalui judi online maupun kemudahan pinjaman online tanpa mempertimbangkan risiko yang akan dihadapi di kemudian hari.
“Jangan sampai karena ingin mendapatkan keuntungan cepat justru malah merusak ekonomi keluarga. Judi online dan pinjaman online ilegal sangat berbahaya karena dapat membuat masyarakat terlilit utang dan kehilangan keharmonisan keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ketahanan ekonomi keluarga harus dibangun melalui kerja keras, hidup sederhana, dan mengelola keuangan secara bijak. Selain itu, rasa syukur juga menjadi kunci penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting adalah selalu bersyukur atas rezeki yang ada dan hidup sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri mengikuti gaya hidup yang berlebihan,” katanya.
Wiyadi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk kegiatan yang lebih positif dan produktif, seperti meningkatkan keterampilan, menjalankan usaha, maupun mencari informasi yang bermanfaat.
Kerena itu, dia berharap masyarakat Kota Bandar Lampung semakin sadar akan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi keluarga demi terciptanya kehidupan yang aman, harmonis, dan sejahtera. (*/)







