banner 728x250

Pancasila Punya Sumber Nilai Membangun Kepribadian Manusia

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-50 Anggota DPRD Kota Bandar Lampung turun ke-bawah melakukan sosialisasi Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (IP-WK) dalam rangka edukasi pancasila, agar masyarakat lebih memahami apa yang menjadi pengamalan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian, diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Edison Hadjar, pada agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Enggal, Senin (06/11/2023).

banner 336x280

Kesempatan itu juga, Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung ini, menghimbau kepada para orang-tua senantiasa mengawasi dan memantau kegiatan anaknya. Hal ini disebabkan terkait maraknya aksi-aksi geng motor dan tauran antar siswa yang kerap terjadi di Kota Bandar Lampung.

Perkembangan jaman yang semakin canggih dengan pengaruh getjet, banyak sekali para remaja yang terpengaruh dengan game online. Disini kembali lagi peran serta orang tua untuk memantau anaknya. “Jika anak dalam menggunakan getjet main game online yang dapat mempengaruhi perkembangan otak, maka orang tua wajib melarangnya. Internet banyak manfaatnya jika digunakan untuk hal yang baik, namun sebaliknya akan bahaya jika kebablasan,” terangnya.

Baca Juga  Kader PAN Prihatin, Migor Langka Rakyat Kecil yang Mendrita

Agenda tersebut juga dihadiri dua narasumber yakni Topan indra Karsa Ketua DKPP (Dewan Kehormatan penyelenggaraan pemilu) Akademisi dosen hukum Universitas Tulang Bawang (UTB) dan Tri Hartati.

Dijelaskan narasumber Topan indra Karsa, kini marak lagi aksi geng motor yang meraja lela, ini terjadi kenapa? Apakah pancasila yang tidak bener atau pancasila yang tidak masuk dalam hati, atau tidak ada sosialisasi kepada mereka.

“Kita tidak bicara pancasila berguna atau tidak, demikian juga agama itu kembali kepada pribadi masing-masing, pancasila mengajarkan itu, bahwa pancasila punya visi yang jelas, untuk kemaslahatan bangsa Indonesia. Pancasila punya sumber nilai untuk pembangunan kepribadian baik dan agama pun mengajar kan hal itu,” ujarnya.

Bahwa pancasila sebuah kepribadian, dimana pancasila harus jadi landasan hidup berbangsa dan bernegara. Stabilitas keamanan bukan hanya tugas TNI/Polri, namun bagaimana itu menjadi tugas kita semua, kejahatan bukan dilakukan orang muda saja, tapi orang tua juga banyak orang tua yang melakukan kejahatan termasuk perkosaan terhadap anak kandung.

Baca Juga  Infrastruktur Jadi Primadona Keluhan Warga Pada Reses Dewan

“Bagaimana kita menghargai orang lain, disitu kita juga akan dihahargai. Negara Indonesia terdiri banyak suku bangsa, agama bahasa, budaya dan adat istiadat, namun kita jadi satu dibawah naungan NKRI, ” tandasnya.

Narasumber kedua yakni Tri Hartini Srikandi DPD PAN ini menjelaskan jika nilai-nilai yang terkandung di dalam pengamalan sila-sila pancasila sendiri sudah ada sejak jaman dahulu kala, telah di wariskan oleh nenek moyang kita dan tertanam dalam diri masyarakat Indonesia. Namun, implementasi/penerapan ideologi pancasila tersebut saat ini sudah menurun, seperti kegiatan gotongroyong, saling bantu-membantu, rasa empati terhadap sesama, itu sudah jarangdan diterapkan.

“Oleh karena itu, dengan semangat sosialisasi ini, mari kita kembali kepada warisan leluhur kita, pancasila dimana di dalam sila-sila pancasila tertuang rasa nasional dan rasa kebersamaan, gotongroyong dan juga budaya sopan santun,” pungkasnya. (ron)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *