Nilai Pancasila Diwujudkan dengan Sikap Menjaga Persatuan dan Gotong-royong

banner 120x600

BANDARLAMPUNG-Anggota DPRD Kota Bandar Lampung,Dedi Yuginta, SE.M.Si, mengatakan bahwa ideologi Pancasila sudah di dapat dari bangku sekolah dari SD-hingga Perguruan tinggi. Dan kenapa saat ini pemerintah kembali dibumingkan ideologi Pancasila?

Jawabannya adalah karena pemerintah menilai saat ini nilai-nilai ideologi Pancasila warga negara sudah hampir pudar akibat perkembangan dan kemajuan teknologi, sehingga menggerus rasa nasionalis dan rasa kebangsaan masyarakat. “Oleh sebab itu pemerintah ingin masyarakat kembali kepada ajaran leluhur Pancasila yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dedi Yuginta, pada acara sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan (PIP-WK) yang di laksanakan di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT) Kamis (25/09/2025).

Dalam sosialisasi PIP-WK ini Dedi Yuginta menghadirkan dua narasumber yakni Rakhmad Nafindra mantan anggota DPRD kota Bandar Lampung dan narasumber ke dua yakni Handri Kurniawan yang juga mantan anggota DPRD kota Bandar Lampung.

Baca Juga  Siswa di Bandarlampung Akan Masuk Sekolah PTM 100 persen

Kesempatan itu juga, legislator PDI-Perjuangan ini mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya,Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalam bersikap dan bertindak di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan, penerapan nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, serta bergotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Selain itu,nilai keadilan dan kemanusiaan juga harus menjadi pegangan dalam mengambil keputusan baik di tingkat keluarga, lingkungan, maupun pemerintahan.

“Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar diamalkan, maka konflik sosial bisa diminimalisir, kerukunan akan terjaga, dan pembangunan akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Wakil komisi III DPRD kota Bandarlampung juga mengimbau generasi muda untuk tidak hanya menghafal sila-sila Pancasila,tetapi mempraktikkannya dalam kehidupan nyata,terutama di era digital agar terhindar dari ujaran kebencian dan penyebaran hoaks.

Baca Juga  Kota Bandarlampung Bajir Lagi, Fraksi PKS Ingatkan Risiko Krisis Drainase 

“Nah,dengan adanya program sosialisasi PIP -WK yang di laksanakan ini dan juga seluruh anggota DPRD kota Bandarlampung mari semua perseta untuk menerapkan apa yang di sampaikan oleh para narasumber,”ucapnya.

Selain itu juga Dedi Yuginta meninta kepada seluruh peserta sosialisasi terkait kemajuan teknologi digitalisasi saat ini yang membawa banyak manfaat jika digunakan dengan bijak,namun juga bisa berdampak negatif jika tidak dikendalikan.

“Tentunya penting bagi masyarakat untuk tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila,etika,dan tanggung jawab sosial dalam menggunakan teknologi,” tandasnya. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *