BANDARLAMPUNG- Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung Muhammad Suhada mengatakan pentingnya terus menjalin rasa persatuan dan kesatuan dan semangat gotongroyong di luarga dan di lingkungan tempat tinggal.
Pasalnya, jika terjadi sesuatu hal, bencana maka apabila bersama-sama semangat gotongroyong maka semua terasa ringan. “Rasa persatuan Indonesia sangat penting dalam penanggulangan bencana. Ketika bencana terjadi, persatuan dan kesatuan bangsa dapat membantu meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana,” ujar M. Suhada, anggota DPRD Kota Bandarlampung, saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang digelar di Kelurahan Sawah Lama, Tanjung Karang Timur (TKT) pada Sabtu (24/01/2026).
Menurut M. Suhada yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PKS Lampung ini, ada beberapa contoh persatuan Indonesia dalam penanggulangan bencana dengan Gotong royong. “Masyarakat Indonesia dapat bekerja sama untuk membantu korban bencana, seperti membersihkan puing-puing, menyediakan makanan dan air, serta membantu evakuasi,” jelasnya.
Selanjutnya, imbuh legislator asal PKS ini, kerja sama antar lembaga, seperti Lembaga-lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga swadaya masyarakat dapat bekerja sama untuk meningkatkan penanggulangan bencana.
“Juga dengan donasi dan bantuan, masyarakat Indonesia dapat memberikan donasi dan bantuan kepada korban bencana, baik secara langsung maupun melalui lembaga-lembaga yang terpercaya, Dengan persatuan dan kesatuan, Indonesia dapat lebih siap dan lebih kuat dalam menghadapi bencana,” tandasnya. (*/)







