BANDARLAMPUNG – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Bandar Lampung, Rezki Wirmandi, SH., menegaskan bahwa menerima usulan, aspirasi, dan masukan masyarakat merupakan bagian dari kewajibannya sebagai anggota DPRD.
Hal tersebut disampaikan Rezki Wirmandi dalam kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di wilayah Perumnas Way Halim, Senin (10/8/2026).
Menurut Rezki, dalam waktu dekat anggota DPRD Kota Bandar Lampung akan memasuki masa reses. Momentum tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi maupun persoalan yang dihadapi.
“Bulan ini nanti saya ada masa reses, anggota DPRD turun ke masyarakat untuk menampung aspirasi dari masyarakat. Silakan mana saja yang akan diusulkan, berikan datanya kepada saya. Kalau ada keluhan seperti PKH maupun beasiswa pendidikan, silakan disampaikan,” ujarnya.
Selain persoalan sosial dan pendidikan, Rezki juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait persoalan banjir di lingkungan masing-masing.
Namun, ia meminta setiap usulan dilengkapi dengan data pendukung agar dapat ditindaklanjuti dengan lebih tepat.
“Usulan warga untuk banjir yang dikeluhkan dapat disampaikan dan disertakan foto lokasi. Sampaikan juga surat usulan melalui Ketua RT. Yang jelas, nanti soal yang sifatnya urgent akan menjadi skala prioritas,” tandasnya.
Rezki berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan aspirasi melalui jalur yang tersedia. Menurutnya, kelengkapan data dan informasi dari masyarakat akan membantu DPRD dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan warga.
Diketahui, kegiatan sosialisasi PIP-WK yang dilakukan anggota DPRD Kota Bandar Lampung Rezki Wirmandi tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Dosen Universitas Bandar Lampung Anggalana, SH., dan politisi Levi Tuzaidi. (/ron)







