BANDARLAMPUNG- Berbeda dari sebelumnya, acara sosialisasi ideologi Pancasila yang dilaksanakan Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung Edison Hadjar, kali mengundang pemateri komisioner KPU dan Bawaslu, sebagai narasumber. Sebelumnya, kegiatan tersebut diisi para akademisi.
Menurut Edison Hadjar bahwa kedatangan kedua narasumber dalam memberi materi tentunya sudah tidak diragukan lagi, karena memang kedua narasumber memiliki integritas di bidang ideologi Pancasila.
“Mereka ber dua ini adalah wasit dan penyelengga Pemilu dan tanpa mereka ber dua ini saya sendiri pun mungkin tidak bisa berdiri sebagai anggota DPRD. Terima kasih penyelenggara yang telah menjadikan pemilu Damai tertib dan aman,” ujar Edison Hadjar, dalam kegiatan Sosilalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, Minggu (22/02/2026).

Oleh karena itu, sambung anggota DPRD yang duduk di Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung ini, para peserta diharapkan dapat menyimak apa yang disampaikan ke dua pemateri. “Kalau ada yang kurang jelas tanyakan dan sampaikan apa yang didapatkan terapkan di rumah bersama keluarga,” ungkapnya.
Selanjutnya, Hasanudin Alam komisioner Bawaslu Kota Bandar Lampung memaparkan
Selanjutnya, Hasanudin Alam komisioner Bawaslu Kota Bandar Lampung memaparkan tugas pokok fungsi Bawaslu yakni, mengawasi, pelaksanaan pemilu dan pilkada untuk memastikan bahwa prosesnya berjalan jujur, adil, dan transparan.
“Menindak pelanggaran pemilu dan pilkada, serta memberikan sanksi kepada pelanggar. Menyelesaikan sengketa pemilu dan pilkada melalui proses yang adil dan transparan. Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilu dan pilkada yang jujur dan adil,” jelasnya.
Sementara, komisioner KPU Bandar Lampung Robiulmemamaparkan tentang bagaimana proses pemilu dan tugas sebagai komisioner KPU. Oleh karena dihimbau kepada masyarakat jika dilakukan pemilu maka lakukan hak pilih masyarakat datang ke TPS dan mencoblos. “Ayo kita ciptakan pemilu Damai dan kita bangun kesadaran bagaimana kta sukseskan pemilu dan hadir melakukan hak pilih,” beber Robiul. (ron)







