Hearing dengan Dinas PU, Komisi III DPRD Kota Melempem, Tak Berani Coret Mata Anggaran?

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Hearing rapat dengar pendapat (RDP) pembahasan mata anggaran perubahan APBD TA 2025 bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Koo Bandarlampung, di ruang Komisi III nampaknya para anggota melempem, tidak ada yang berani menyatakan pencoretan penambahan anggaran.

Meski sebelumnya mereka (anggota) komisi setempat, berkoar-koar akan mencoret anggaran perubahan Dinas PU, lantaran pekerjaan proye yang dinilai lamban.

Terungkap dalam heariang pun para anggota komisi III hanya mempertahan seputar mata anggatan yang tertera pada RKA (rencana kerja anggaran) APBD Perubahan 2025 seperti program drainase, bangunan gedung dan infrastruktur jalan. Tidak ada yang berani menyatakan pencoretan mata anggaran yang sudah tertera dalam RKA, ada apa ya dengan Komisi III dengan Dinas PU?

Baca Juga  Komisi IV DPRD Minta Dinkes Bandar Lampung Waspada DBD di Musim Hujan

Diketahui hearing tersebut digelar pada Selasa siang (26/08/2025) dan dipimpin Ketua Komisi Agus Djumadi, dihadiri Kadis PU Bandarlampung Dedi Sutiyoso bersama para kabid dan staf. Berdasarkan pemaparan kadis PU bahwa penambahan anggaran pada APBD Perubahan sebanyak Rp85 Miliar. Dimana untuk pembangunan gedung dan drainase.

Juga disampaikan Kadis PU jika piutang dengan pihak ke tiga saat ini hanya tinggal 3,66 persen atau sekitar Rp 3 Miliar, dari sebelumnya Rp12 miliar.

Sementara, Wakil Ketua Komisi III Dedi Yuginta mengingatkan agar kegiatan terutama pada pembangunan gedung jangan sampai telat pengerjaannya, mengingat waktu yang semakin sempit. “Saya tidak khawatir kalau untuk pekerjaan jalan, tapi bagaimana dengan program pembangunan gedung yang bertingkat seperti di RS Tjokrodipho, itu kan pembangunan 10 lantai dengan nilai anggaran Rp12 Miliar, jadi jangan sampai terlambat,” terangnya.

Baca Juga  DPRD: Awasi Jangan Sampai Tarif Upah Buruh Tidak Sesuai MoU

Dan juga bagaimana dengan pekerjaan trotoar jalan senilai Rp 5 M. Apakah sudah mulai dikerjakan? Menanggapi hal tersebut Dedi Sutiyoso mengatakan trotoar sudah muali digarap dari Jalan Susilo dan Jalan Ikan Bawal, jadi tidak ada lagi trotoar yang warna-warni yang licin,” tandasnya. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *