BANDARLAMPUNG-Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Hi. Alimuddin mendorong agar Pendidikan supaya Pancasila kembali menjadi mata pelajaran siswa di sekolah, jika memungkinkan dilakukan di sekolah jenjang usia dini.
Penegasan ini diungkapkan Anggota Komisi II DPRD kota Bandar Lampung, Hi. Alimuddin, dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dilaksanakan di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT) pada Jum’at (06/02/2026).
Nah, melalui sosialisasi ideologi Pancasila ini, terus Legislator asal PAN ini, dan Fraksi PAN akan mendorong pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar pendidikan Pancasila kembali dimasukkan jadi mata pelajaran pancasila dalam kurikulum di sekolah.

“Fraksi PAN mendorong Dinas Pendidikan supaya Pancasila jadi mata pelajaran siswa di sekolah, jika memungkinkan sejak usia dini sehingga para siswa dapat lebih memahami makna pancasila dan jadi pedoman hidup kelak dalam berbangsa dan bernegara. Dan juga pancasila dalam memghalau budaya asing, sehingga budaya bangsa tidak terkikis oleh perkembangan zaman modern,” ucapnya.
Dijelaskan dia, Pancasila kembali menjadi mata pelajaran wajib di sekolah, dan hal ini pun sudah ada Keputusan Keputusan Mendikbud Ristek Nomor 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran (Kurikulum Merdeka). Tujuan dari perubahan ini adalah untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila yang memiliki semangat belajar sepanjang hayat, kompetensi global, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
“Pelajaran Pancasila akan diajarkan mulai dari PAUD hingga SMA/sederajat, dengan fokus pada praktik dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.,” tandasnya.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah menyusun 15 buku ajar Pendidikan Pancasila untuk mendukung implementasi kurikulum ini. Bahkan, ada usulan agar Pancasila menjadi mata ujian nasional sekolah. (*/ron)







