F-PDI-P: Pancasila Itu Bukan Hanya Semboyan Hafalan, Tapi Tercermin Dari Sikap dan Perbuatan

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Srikandi fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Wiwik Anggraini, S.H., menegaskan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam perilaku sehari-hari sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang rukun, beradab dan saling menghargai.

Demikian, diungkapkan Hj. Wiwik Anggraini.,SH.saat mengelar acara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Wayhalim Rabu (26/11/2025).

Menurut legislator PDI-Perjuangan Wiwik Anggraini, bahwa tantangan kehidupan berbangsa hari ini semakin kompleks, mulai dari maraknya informasi tidak benar, menurunnya budaya gotong royong,hingga meningkatnya sikap intoleransi sosial. Karena itu, menurutnya, penguatan nilai-nilai Pancasila harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga dan lingkungan sekitar.

Anggota komisi III DPRD ini menjelaskan bahwa implementasi Pancasila tidak harus berupa tindakan besar, melainkan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun berdampak,seperti saling menghormati perbedaan.

Baca Juga  Wiyadi: Penyembelihan Hewan Qurban Bentuk Rasa Keimanan dan Ketakwaan

“Pancasila itu bukan hanya semboyan atau hafalan, tapi harus tercermin melalui sikap dan perbuatan kita setiap hari. Ketika kita saling menghargai, tidak mudah terprovokasi dan mampu menjaga kerukunan, itulah bentuk nyata pengamalan Pancasila,” ujar Wiwik.

Wiwik Anggraini juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima dan membagikan informasi di media sosial. Menurutnya, arus informasi yang cepat dapat menjadi ancaman jika tidak disaring dengan baik.

“Kemampuan memilah informasi adalah bagian dari tanggung jawab berbangsa. Jangan sampai kita menjadi penyebar hoaks yang dapat memecah belah,” tegasnya.

Diketahui dalam kegiatan sosialisasi PIP-WK yang digelar oleh Anggota DPRD Kota Bandarlampung Hj.Wiwik Anggraini,S.H ini menghadirkan dua narasumber yakni Widya Rizky Eka Putri dari Dosen Unila dan narasumber kedua Ustad Suparman Abdul Karim. (*/)

Baca Juga  Cinta Tanah Air di Era Digital, Irpan Dorong Generasi Muda Hasilkan Karya Positif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *