Endang Asnawi: Sosialisasi Pancasila Ibarat Bengkel untuk Memperbaiki Akhlak dan Moral

banner 120x600

BANDARLAMPUNG – Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi, menjelaskan bahwa sosialisasi ideologi Pancasila merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki akhlak, akidah, dan moral masyarakat Indonesia.

Menurut Endang, sosialisasi ideologi Pancasila dapat diibaratkan seperti sebuah bengkel yang berfungsi memperbaiki berbagai hal. Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman dalam membentuk karakter masyarakat.

“Kalau sosialisasi ideologi Pancasila ini seperti bengkel, yang diperbaiki adalah akhlak manusia, akidah dan moral masyarakat Indonesia,” ujar Endang Asnawi yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di wilayah Kedamaian, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga  Endang Asnawi: 'Jngan Pernah Bandingkan Pancasila dengan Al-quran'

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan ketakwaan masyarakat, sebagaimana nilai yang terkandung dalam sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.
Endang menilai, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat turut membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat.

Karena itu, penguatan kembali nilai-nilai Pancasila dinilai penting agar masyarakat tetap memiliki landasan ideologi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Seiring dengan perkembangan zaman yang serba canggih, banyak masyarakat yang ideologinya mulai tergerus. Karena itu, perlu kembali digalakkan agar masyarakat dapat kembali berpedoman pada nilai-nilai ideologi Pancasila,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir dua narasumber, yakni Ratna Wulandari, salah seorang dosen di Kota Metro, dan Anggalana, dosen Universitas Bandar Lampung. (*/)

Baca Juga  Sosialisasi PIP-WK Dedi Yuginta: Remaja dapat Membangun Karakter Bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *