banner 728x250

Bukit Digunduli, Warga Pinang Jaya Was-Was Banjir dan Tanah Longsor

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-Warga di Jalan Mata Air, RT 02 LK III, Kelurahannya Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, mengeluhkan akan banjir dan tanah longsor yang menerjang rumah mereka.

Hal ini diduga akibat pengerukan gunung yang akan dijadikan perumahan yang ada di atas sekitar rumah warga.

banner 336x280

Menurutnya, Maniso salah seorang warga setempat, warga disekitar jalan Mata Air, RT 02 LK III, Kelurahannya Pinang Jaya, ada tiga pemukiman yang terkena dampaknya langsung yakni Gang Sepakat, Kampung Tempel dan Jalan Kedondong.

Nah, wilayah tersebut yang terkena dampak atas penggundulan bukit yang disinyalir akan dibangun perumahan oleh PT. Griya Artha Jaya, yag berada diatas pemukiman warga. “Kami setiap hujan datang selalu was-was, rumah saya kebanjiran, mohon kiranya pihak pemkot meninjau kembali perijinan pembangunan perumahan tersebut, karena dampaknya bukan hari ini saja, tetapi nantinya sumur-sumur warga akan kekeringan,” ujar warga Pinang Jaya, Maniso, saat dihubungi, Selasa (29/03/2022).

Baca Juga  IP-WK Fandi Tjandra: Gotong-royong Budaya Indonesia jadi Perekat Bangsa

Banjir dan tanah longsor tersebut, sambung dia, diduga akibat dari penggundulan bukit di atas rumah warga. Bukit yang dahulunya ada tanaman, dikala hujan pepohonan masih bisa menyerap air hujan. Namun, kini setelah bukit gundul air hujan mengalir deras, bersamaan dengan matrial bebatuan dan tanah, akibatnya tanah longsor dan menerjang rumah warga yang ada di bawahnya.

“Mau kemana lagi kami mengadu, makanya kami lapor ke DPRD oak Agus Djumadi, kami minta tolong perijinan nya ditinjau ulang, karena sangat merugikan warga,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi mengecam akan hal tersebut. Karena itu pihaknya akan mengundang hearing pihak pengembangan perumahan. “Ya kalau daerah resapan air itu nggak boleh dibangun perumahan, karena akan berakibat fatal nantinya, ada dampak banjir dan air sumur warga bisa kering,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota: THR PNS Pemkot Bandar Lampung Sudah Dicairkan

“Nanti kita akan panggil mungkin bisa di Kamis besok, surat ke pimpinan sudah masuk. Saya juga memang sudah dapat laporan langsung dari warga dan diberikan video saat hujan dan tanah longsor itu, memang sangat membahayakan, makanya kita undang hearing semua stack holder, bagaimana solusinya,” tandas politisi PKS ini. (ron)

 

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *