BANDARLAMPUNG- Legislator asal Partai Gerindra Darmawansyah menggelar agenda sosialisasi ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, pada Sabtu (28/06/2025).
Dalam sambutannya, Anggota Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung ini menjelaskan bahwa 50 anggota DPRD kota mendengungkan kembali norma sila-sila Pancasila di tengah masyarakat, dikarenakan adanya pergeseran moral dan etika di masyarakat.
Dan hal ini diakibatkan karena kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan jaman serta ada istilah kecanduan masyarakat dalam penggunaan smartphone (gatget). Fenomena sekarang ini adalah bahaya negatif penggu gatget dan internet.
“Lihat saja setiap orang bahkan anak-anak di bawah umur pun sudah diberikan smartphone oleh orang tuanya, hal ini yang sangat bahaya, karena yang tertanalp di dalam pikiran otak anak bukan nilai-nilai budaya bangsa dan ideologi Pancasila, namun budaya luar yang sama sekali tidak sesuai dengan norma bangsa Indonesia,” ujar Darmawansyah.
Di era digitalisasi dan pesatnya kemajuan teknologi pasti ada dampak buruknya. Dampak buruknya jika kita biarkan anak-anak terus menerus dengan gatget dan melihat media sosial yang tidak baik maka akan rusak moral bangsa Indonesia. Namun, jika internet dipergunakan dengan baik maka hasilnya akan baik.
“Misalnya ya internet atau media sosial digunakan untuk mencari rezeki seperti berdagang (jualan online) maka akan baik, karena saat ini memang sudah begitu, semua serba instant,” paparnya.
Oleh karena itu, sambung Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota ini, dia mengajak para orang tua agar melakukan pengawasan dan pembatasan dalam penggunaan media sosial (Medsos) dan internet. “Mari kita semua dari sekarang awasi anak-anak kita dalam bermedia sosial. Kita cek handphone mereka, kita berikan wawasan bahayanya pengaruh budaya barat dan bahayanya pengruh media sosial. Berikan pemahaman tentang ideologi Pancasila dan ajarkan tentang moralitas dan budaya leluhur bangsa,” bebernya.
Agenda Sosialisasi PIP-WK yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Bandar Lampung Darmawansyah menghadirkan dua orang narasumber yakni MI. Darma Setiawan, mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan Nyi Ayu Ryanti Fitrian, SH salah seorang advokat hukum.
Kedua pemateri memaparkan tentang makna sila-sila yang terkandung di dalam batang tubuh Pancasila, sebagai mana sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, tetap tujuan utama adalah menjaga ketentraman, kerukunan dan keutuhan negara Indonesia. (ron)







