banner 728x250

Adab dan Moral Adalah Jati-Diri Bangsa Indonesia

  • Share
banner 468x60

BANDARLAMPUNG-Anggota DPRD Bandarlampung Fandi Tjandra melakukan agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (IP-WK) yang dilakukan Kelurahan Perwata, Telukbetung Timur (TbT) Senin (03/04/2023).

Pelaksanaan acara tersebut dihadiri dia Nara sumber yakni Universitas Lampung (Unila) Widya Rizki Eka Putri dan ustadz Supratman.

banner 336x280

Dalam kesempatan itu, politisi PDI-Perjuangan Fandi Tjandra memaparkan, agenda IP-WK tersebut merupakan program sekretariat DPRD Bandarlampung untuk memberikan pemahaman tentang ideologis pancasila dan wawasan kebangsaan. Dimana pancasila adalah dasar negara Indonesia dan pancasila juga sebagai sumber dari segala sumber hukum di NKRI.

“Makna wawasan kebangsaan adalah cara pandang kita terhadap tanah air Indonesia dan bagaimana kita melihat sebagai warga bangsa. Nah, dalam Konsep pemikiran Bung Karno tentang trisakti bahwa negara Berdaulat di bidang politik, Mandiri di bidang ekonomi dan Berkepribadian dalam kebudayaan,” jelasnya.

Sementara, Dosen Unila Widya Rizki Eka Putri menjelaskan, bahwa berbangga lah jika kita memiliki identitas sebagai warga negara. Pernah ada warga dari negara luar yang mencari suaka karena bdi negara dia sudah tidak ada lagi kenyamanan sehingga dia mencari suaka ke Indonesia.

Baca Juga  Irpan Setiawan: Mari Kita Do'akan Agar Rakyat Palestina Bisa Merdeka

Pancasila selain sebagai pedoman hidup bangsa juga sebagai landasan sumber dari selagala sumber hukum, semua peraturan hukum berlandaskan dengan pancasila

Di dalam pengalaman sila-sila pancasila sila pertama memberikan kebebasan terhadap warga negara Indonesia, untuk memeluk agama yang diakui di Indonesia. “Pertama yang dijamin negara adalah kebebasan memeluk agama. Setiap warga negara harus ada agama dan jangan sampai tidak memiliki tuhan,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam pengalaman sila ke dua, disini terkandung makna bahwa warganegara Indonesia memiliki adad dan budi pekerti dan moral bangsa yang tidak dimiliki oleh negara lain. Sebagai contoh, jika kita melintasi/lewat didepan orang lain maka harus permisi, juga saling bertegur sapa kepada orang lain, ini adalah salah satu adab bangsa.

Baca Juga  Soroti Kelangkaan Migor, Wakil Ketua DPRD Imbau Pemkot Panggil Pengusaha

Maka oleh sebab itu, jangan sampai adab dan moral bangsa ini hilang begitu saja. Karena saat sekarang ini sudah banyak anak-anak bangsa yang sudah kurang adab, anak tidak lagi memahami adab dan moral. “Disini tugas kita sebagai orang tua memberikan pemahaman kepada anak, karena tidak semua bisa di dapat di bangku pendidikan, mulai dari diri sendiri dan lingkungan mari kita galakkan kembali adab dan moral bangsa,” paparnya.

Seiring dengan perkembangan jaman dan masuknya budaya asing melalui media sosial, bagaimana kita mem filter nya? “Cara menyaring budaya asing yang tidak sesuai dengan moral bangsa itu dengan cara memberikan pemahaman bahwa budaya Indonesia menjunjung tinggi adan sopan santun dan moralitas. Indonesia mempunyai jati diri bangsa Indonesia punya karekter bangsa yang memiliki adab, sopan santun dan moral,” tandanya. (ron)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *