Wakil Ketua Komisi II: Pondok Pesantren Adalah Tempat Mendidik Adab Akhlak dan Ilmu Agama

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Anggota Fraksi PKB DPRD Kota Bandarlampung Rolland Nurfa menegaskan bahwa pelaksanaan sosialisasi ideologi Pancasila dan wawasan Kebangsaan salah satu implementasinya adalah bagaimana kita saling harga menghargai dan menjaga toleransi antar sesama.

Nah, berangkat dari hal tersebut, lanjut Wakil Ketua Komisi II DPRD Bandarlampung ini, jika melihat dari kasus yang sedang viral dimana salah satu stasiun televisi yang diduga melakukan pelecehan terhadap pondok pesantren (Ponpes) dan itu merupakan tindakan yang tidak mengamalkan sila-sila Pancasila.

“Nah, dari kehidupan Pondok Pesantren dan bagaimana kolerasi terhadap pahaman tentang ideologi pancasila. Dimana dunia pesantren mengajar kan adab dan etika dan media masa menggunakan logika makna, maka disini pemahaman budaya pondok pesantren dikaitkan dengan ekonomi moderen, jadi pemahaman disini si media menyoroti menggunakan logika pasar sementara kehidupan di pesantren logika makna adab,” papar Rolland Nurfa di sela-sela acara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Barat, Senin (20/10/2025).

Baca Juga  Endang Asnawi: Jangan Sia-Siakan Sosialisasi PIP-WK, Jadilah Moment Menimba Ilmu

Karena itu, sambung Anggota DPRD Kota Bandar Lampung M. Rolland Nurfa dia menjelaskan pondok pesantren adalah lembaga pendidikan keagamaan yang berperan penting dalam membentuk karakter, moral, dan kecintaan terhadap tanah air. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh opini atau isu yang belum jelas kebenarannya.

“Pesantren adalah tempat mendidik generasi berakhlak dan berilmu. Jangan sampai ada pihak yang mengaitkan hal-hal negatif dari media dengan pesantren, karena itu bisa mencederai citra lembaga keagamaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial maupun televisi. “Verifikasi dulu sebelum menyebarkan. Jangan sampai opini yang salah justru memperkeruh suasana dan memecah persatuan,” tandasnya. (ron)

Baca Juga  Fraksi Gerindra Minta Polisi Segera Bertindak Cepat jangan Tunggu Viral

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *