Pimpinan DPRD Wiyadi: Menjaga Ketertiban dan Kelestarian Lingkungan Adalah Pengamalan Sila Pancasila

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung, Hi. Wiyadi, SP. MM., menjelaskan bahwa Ideologi Pancasila merupakan sebagai-mana tatanan kehidupan sehari-hari baik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Nah, berangkat dari situ, melalui sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) masyarakat dapat lebih memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Contohnya saling menjaga silaturahmi, tenggang rasa, tepo seliro, saling menjaga toleransi antar umat beragama dan yang terpenting adalah selalu menu mbuh kembang budaya gotongroyong. Karena gotong royong adalah ciri dari bangsa Indonesia,” ujar Wiyadi, di sela sela sambutan dalam acara Sosialisasi PIP-WK di taman Wisata Lengkung Langit-2 Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga  Sambut HUT ke-22 Apeksi, Pemkot Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalis

Selain itu, pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi, mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan, kelestarian lingkungan, hal ini menjadi bagian penting dari kehidupan yang sehat sekaligus cerminan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Menjaga lingkungan yang bersih dan indah merupakan tanggung jawab kita bersama. Lingkungan yang harmonis akan membawa suasana kehidupan masyarakat yang tenteram dan nyaman,” ujar Wiyadi.

Ketua DPC PDI -Perjuangan kota Bandarlampung ini juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam harus dimulai dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan tempat wisata, serta menanam pohon di lingkungan sekitar.

Diketahui kegiatan tersebut juga menghadirkan dua narasumber, yakni Suheli, S.H.,mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung, dan Melinda,S.Sos.,Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung.

Baca Juga  Bagaimana Sampah Bernilai Ekonomis dan Ramah Lingkungan

Kedua narasumber ini memberikan pemaparan mengenai pentingnya memperkuat semangat gotong royong, menjaga keharmonisan sosial, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam melestarikan lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan. (*/ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *