BANDARLAMPUNG- Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia dan Pancasila merupakan landasan hidup masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu jangan sampai Pancasila hanya jadi hiasan dan sejarah bangsa Indonesia.
“Mari kita kembali kepada ajaran leluhur bngt Indonesia yakni ideologi pancasila, dimana Pancasila memberikan waway dan tuntutan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian diungkapkan Anggota Fraksi Partai Nasdem Angga Wijaya Praja, pada acara sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dilakukan di Kelurahan Pengajaran, Kecamatan Teluk Betung Utara, pada Sabtu (28/06/2025).
Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjadi hiasan atau sejarah. “Dengan kita mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat membangun masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia, serta mempromosikan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai positif,” tandas anggota Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung ini.
“Makanya dengan kegiatan sosialisasi ideologi Pancasila ini saya berharap seluruh para peserta sosialisasi agar bisa fokus mendengarkan paparan dari para narasumber terkait pungsi ideologi Pancasila dan Wawasan kebangsaan,” imbuhnya.
Hadir dua narasumber yang memaparkan materi pada kesempatan sosialisasi ideologi Pancasila yang digelar anggota DPRD kota Angga Wijaya Praja yakni Sudibyo Putra mantan anggota DPRD Bandar Lampung dan Devita Kumala Sari, Srikandi partai NasDem Lampung. Keduanya memaparkan ideologi pancasila dan penjabaran nilai-nilai sila pancasila dan wawasan kebangsaan.
Sementara, dalam pemaparan narasumber
Sudibyo Putra, ia menjelaskan sejarah berdirinya Pancasila yang merupakan dasar negara Republik Indonesia yang lahir melalui proses panjang, penuh diskusi dan perjuangan.
“Sejarah berdirinya Pancasila Awal Gagasan Pancasila Mei – Juni 1945 Pada masa pendudukan Jepang, Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 29 April 1945 untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia,” terangnya.
Nah, jadi Pancasila ada bukan ujug-ujug, tetapi melalui perumusan dari para pendiri bangsa Indonesia dan malalui kajian-kajian sehingga lahir Pancasila yang menjadi landasan ideologi bangsa Indonesia. (ron)







