BANDARLAMPUNG- Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Rama Afriditya menggelar acara sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Way Halim, Rabu (16/04/2025).
Acara tersebut juga menghadirkan dua narasumber atau pemateri, yakni Zulfikar Nurdin dan Sudarmo Bambang, keduanya akademisi dan pengurus paskibraka Lampung.
Anggota DPRD Bandarlampung, Rama Afriditya menjelaskan tentang kenakalan remaja yang terjadi di Bandar Lampung. Baik bahaya narkoba juga akan tindakan kriminal seperti tauran aksi geng motor dan lainnya. “Kami DPRD sudah melakukan action dalam meminimalisir kenakalan remaja yang sering terjadi belakang ini. Kami selain melakukan PIP ini juga melakukan edukasi-edukasi, menggandeng pihak Polresta untuk melakukan sosialisasi kenakalan remaja,” ujar Rama.
Dijelaskan dia, pembahasan kenakalan remaja, salain melakukan sosialisasi kenakalan remaja, juga meminta polres aktif melakukan razia-razia tempat hiburan malam dan cafe cafe termasuk kost-kost-an yng berbau negatif.
“Nah, untuk bahaya narkotika ini, DPRD pun sudah ada rencana melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah namun belum tereasli, karena terhalang efisiensi anggaran, sesuai dengan intruksi presiden Prabowo, untuk melakukan efisiensi anggaran,” paparnya.
Oleh karena itu, melalui sosialisasi PiP ini, Legislator Partai Golkar ini berharap agar peserta sosialisasi PIP-WK mengimplementasikan/menerapkan ideologi pancasila baik di rumah dan dilingkungannya.
“Hasil dari sosialisasi ini saya harapkan diterapkan dan di rumah. Karena itu, sudah jadi tugas orangtua untuk mengawasi dan memberikan pemahaman tentang moral Pancasila,” tandasnya. (ron)







