BANDARLAMPUNG-Anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung Indra Feriza, S. Ak., mengatakan bahwa negara Indonesia terdiri dari beberapa kepulauan dan beraneka ragam suku budaya dan bangsa, agama, warna kulit bahasa, serta lainnya.
“Identitas Indonesia sangat beragam, namun mesti berbeda tapi kita tetap bersatu jua Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika,” demikian diungkapkan anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Terima dalam melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) pada Minggu (29/03/2026).
Menurut Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung ini, Pancasila sejalan dengan agama. Sesuai dengan sila pertama yakni Ketuhanan yang maha Esa. “Saya berpesan, jangan jadikan agama sebagai alat untuk berpolitik, karena berbahaya dan membahayakan persatuan Indonesia. Tapi jadikan agama sebagai landasan politik,” ungkap dia.
Indonesia harus tetap utuh menjadi bangsa yang besar dengan cinta-cita luhur mensejahterakan rakyat Indonesia. Perbedaan politik ini yang sering menjadi perpecahan karena tidak dilandasi dengan wawasan kebangsaan. ‘
“Ngak ada gunanya bertikai hanya gara-gara pilihan politik beda. Jangan sampai kita men-sare tulisan di media sosial yang akan mengakibatkan perpecahan tulisan yang tidak dipertanggungjawabkan,“ tandasnya. (ron)







