Ketua DPC PDI-P Dedi Yuginta Paparkan Dampak Positif dan Negatif Era Global dan Digital bagi Anak

banner 120x600

BANDARLAMPUNG- Di era digitalisasi seperti bsaat ini, tentu semua serba canggih dan semua bisa di dapat dengan mudah. Di tambah dengan teknologi informasi yang semakin canggih. Namun demikian, dibalik semua itu pastinya ada dampak negatif dan positifnya.

Nah, melihat hal tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E.,M.Si., menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi dan membimbing anak.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung ini, perkembangan teknologi digital membawa dampak positif sekaligus tantangan serius bagi tumbuh kembang anak. Tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat, anak-anak berpotensi terpapar konten negatif, perundungan siber, hingga penyalahgunaan media sosial.

Baca Juga  Pesan Pimpinan DPRD Kota Pandai-Pandai dan Bijaklah dalam Menggunakan Gadget

“Maka Peran keluarga sangat penting. Orang tua harus hadir mendampingi anak, memberikan arahan dan pengawasan agar mereka tidak salah dalam memanfaatkan teknologi,” ujar Dedi Yuginta, saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kota Baru,Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT) pada Kamis (23/01/2026).

Dijelaskan anggota DPRD kota Bandar Lampung ini, di era globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi anak-anak. Nah, dampak positifnya, akses informasi yang luas bagi anak-anak dapat mengakses informasi dan pengetahuan dari seluruh dunia.

“Anak-anak dapat mengikuti kursus online dan sumber belajar lainnya, Anak-anak dapat terhubung dengan teman-teman dari berbagai negara. Ini dampak positifnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Srikandi PDI-P Sri Ningsih Djamsari: Toleransi dan Gotong Royong Jadi Roh Pengamalan Pancasila

Kemudian, dampak negatifnya adalah anak-anak dapat terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia mereka. Ketergantungan teknologi, dimana anak-anak dapat menjadi terlalu bergantung pada teknologi. Anak-anak dapat menjadi korban bullying online.

Diketahui dalam kegiatan PIP-WK yang dilaksanakan Dedi Yuginta menghadirkan dua narasumber yakni Suheli S.H, mantan anggota DPRD kota Bandarlampung periode 2014-2019 dan narasumber kedua yakni Palgunadi,S.T.P Sekertari DPD PDI-P Provinsi Lampung yang turut memberikan pemaparan materi terkait penguatan ideologi Pancasila serta wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

Kedua narasumber ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan sosial dan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *