BANDARLAMPUNG- Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung M. Suhada, menegaskan jika saat ini bangsa Indonesia sudah kehilangan moral dan Erika.
Betapa tidak, tersiar kabar di media sosial (Medsos) di daerah Banten, adanya siswa yang ketauan merokok dan diberikan sanksi hukum ditempeleng kepala sekolah dan ibunya tidak Terima sehingga dilaporkan ke kepolisian dan akhirnya kepala sekolah dipecat.
“Saat ini pendidikan karakter sangat penting, oleh karena itu kami 50 anggota DPRD turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk memberikan pembinaan ideologi Pancasila, agar moral bangsa Indonesia tidak terkikis dan terutama anak anak generasi penerus bangsa memahami akan moral, etika dan adab sopan santun,” ujar Suhada, anggota DPRD Kota Bandar Lampung, di sela-sela sosialisasi PIP-WK di Panglima Polim, Tanjung Karang Barat, pada Selasa (21/10/2025).
Oleh sebab itu, imbuh Legislator PKS yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW PKS Provinsi Lampung ini berikan ajarkan anak-anak tentang moral Pancasila dan berikan juga ilmu agama dan pelajau akhlak yang mulai, agar menjadi bekal dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
“Kepada para orang tua agar menanamkan nilai-nilai moral dan etika kepada anak sejak dini sebagai bekal membentuk karakter bangsa yang kuat dan berakhlak,” ungkapnya.
Selama ini banyak sekali kejadian -kejadian Viral adanya tindakan anak sekolah terhadap gurunya tentunya dengan kejadian ini tentunya peran keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian anak agar mempunya karakter dan moral.
“Nah,Penanaman moral tidak bisa hanya mengandalkan sekolah, tetapi harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus menjadi teladan utama bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Diketahui dalam kegiatan PIP WK Muhammad Suhada menghadirkan dua narasumber, yakni Dicky Pramudya,S.T.P, dari pengurus DPD PKS Kota Bandarampung,dan Andi Teguh Susanto salah seorang pengusaha muda. (ron)







