BANDARLAMPUNG- Kenapa saat ini pemerintah dan DPRD kembali menggaungkan nilai-nilai ideologi Pancasila di tengah-tengah masyarakat. Karena bangsa Indonesia tengah dihadapkan dengan tantangan kemajuan jaman dan pesatnya teknologi.
Pemerintah khawatir akan adanya pergeseran moral bangsa dan terkikisnya nilai-nilai ideologi Pancasila yang tertajam di hati sanubari masyarakat Indonesia.
“Pemerintah merasakan khawatir akan degradasi moral bangsa, bergeser nya nilai-nilai dan moral bangsa, ini akibat dampak buruknya kemajuan teknologi, yang menyebabkan masyarakat akan lupa dengan budaya bangsa sendiri, karena teknologi yang semakin pesat,” demikian, diungkapkan Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Bernas Yuniarta, di sela-sela saat menggelar acara sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dilakukan di Way Halim, Senin (07/07/2025).
Pengaruh media sosial (Medsos) sambung Bernas yang merupakan legislator asal partai Gerindra yang diketuai oleh Presiden Prabowo Subianto itu, jika tidak dimanfaatkan dengan baik dan ke hal yang positif maka akan mengakibatkan rusaknya moral. Betapa tidak, budaya luar yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia dengan mudah masuk dan diliat di media sosial.
“Pengaruh negatif media sosial sangat buruk. Karena kita bisa melihat budaya orang luar (asing) di medsos dengan mudah. Karena itu nari kita jaga generasi bangun dengan membatasi penggunaan gatget (handphone) dan awasi anak-anak kita dalam menggunakan handphone,” jelasnya.
Degradasi moral bangsa dapat terjadi akibat kemajuan jaman dan teknologi yang tidak diimbangi dengan peningkatan kesadaran dan pendidikan moral. Kemajuan teknologi dapat memungkinkan penyebaran informasi yang tidak terkendali, termasuk informasi yang tidak pantas atau berbahaya.
“Kemajuan teknologi dapat menyebabkan ketergantungan pada teknologi, yang dapat mempengaruhi interaksi sosial dan moral. Kemajuan teknologi dapat memungkinkan akses ke konten yang tidak pantas, seperti pornografi atau kekerasan,” paparnya.
Degradasi moral dapat menyebabkan menurunnya nilai-nilai moral, seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Degradasi moral dapat meningkatkan perilaku negatif, seperti kekerasan, penipuan, dan penyalahgunaan zat-zat terlarang. Degradasi moral dapat mengganggu hubungan sosial, seperti keluarga, teman, dan masyarakat.
“Dengan demikian, degradasi moral bangsa dapat dicegah dan diatasi dengan meningkatkan kesadaran dan pendidikan moral, serta membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai moral,” tandasnya. (ron)







