Rizaldi; Jangan Jadi Generasi Muda yang Lupa Budaya Indonesia

banner 120x600

BANDARLAMPUNG-Permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah memudarnya semangat nasionalis dan patriotis di kalangan generasi muda. Nah, hal ini disebabkan banyaknya pengaruh budaya asing yang masuk ke negara Indonesia. Akibatnya banyak generasi muda yang melupakan budaya sendiri karena menganggap bahwa budaya luar yang lebih modern dari pada budaya sendiri.

Demikian, diungkapkan Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Rizaldi Adrian, dalam agenda Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK) yang dilaksanakan di kelurahan Batuputu, Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB) Kamis, (03/08/2023).

“Generasi muda kita banyak yang terlena dengan budaya luar, ini penyebabnya adalah perkembangan jaman dan pengaruh media sosial yang kian marak. Jika dibiarkan maka NKRI yang sangat kita cintai akan berimplikasi pada tidak terlaksananya pemahaman nilai-nilai Pancasila terutama pada pemahaman kebangsaan,” ujar Rizaldi, politisi besutan Ketua Umum Prabowo Subianto.

Baca Juga  Pesan Agusman Arief: Orang Tua Harus Awasi Pergaulan Anak, Jadikan Pancasila sebagai Benteng Karakter

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai-nilai yang diambil dari kebudayaan bangsa Indonesia yang bertujuan untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila yang bisa dilakukan di dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika generasi muda tidak mengenal pemahaman Pancasila maka akan terjadi, tidak terlaksana pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila terutama pada rasa kebangsaan. Dan tidak paham terhadap nilai-nilai Pancasila pada semangat kebangsaan,” urainya.

Dasar negara Indonesia adalah Pancasila, sehingga Visi dan misi bernegara berdasarkan Pancasila yakni, menjadi bangsa yang merdeka , bersatu berdaulat adil dan makmur. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Diketahui, agenda IP-WK Rizaldi Adrian, menghadirkan dua narasumber yakni Andi Fahri politisi Gerindra dan Imam Santosa, pengamat sosial politik Kota Bandar Lampung.

Baca Juga  Komisi III Plototi Pembangunan Citra Land, Singgung Soal Bahaya Banjir dan Longsor

Sementara, Imam santosa, narasumber menjelaskan, lahirnya Pancasila untuk menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila memiliki ideologis atau cara pandang nilai-nilai yang dipegang dalam berbangsa dan bernegara.

“Yang menjaga antar kita ini adalah Pancasila. Kenapa, karena kita di Lampung saja banyak perbedaan suku, agama budaya, bahasa dan lainnya, kenapa kita bisa bersatu karena Pancasila. Kenapa butuh Pancasila, karena berbeda suku, agama, bahasa dan budaya menjadi satu bangsa Indonesia. Pancasila sudah teruji, dalam rangka menjaga keutuhan bangsa NKRI,” paparnya.

“Kepedulian terhadap lingkungan merupakan pengamalan sila Pancasila. Dalam sila ke tiga Persatuan Indonesia. Devenisinya, semua suku, agama, bahasa dan lainnya ada di Lampung dan Indonesia khususnya dari sabang sampai merauke, jadi satu kesatuan NKRI,” tandasnya. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *