BANDAR LAMPUNG – Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat di Kota Bandar Lampung akan krusialnya pemenuhan hak-hak dasar anak.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKS, Sulistiani, A.Md., dalam sebuah pernyataan resmi di sela-sela peringatan HAN tahun ini. Sulistiani menekankan bahwa anak merupakan generasi penerus yang membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak.
Menurutnya, perlindungan anak bukan sekadar tanggung jawab keluarga semata, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan lingkungan tumbuh kembang yang aman, sehat, dan edukatif.
“Setiap anak adalah aset berharga bangsa. Melindungi mereka berarti menjaga masa depan Kota Bandar Lampung,” ungkap Sulistiani dengan tegas.
Srikandi PKS ini menambahkan bahwa fokus utama dalam peringatan tahun ini adalah memastikan setiap anak mendapatkan hak-hak mendasarnya, yaitu perlindungan dari segala bentuk kekerasan, akses pendidikan yang merata, jaminan kesehatan yang layak, serta limpahan kasih sayang dalam lingkungan sosial mereka.
Sebagai wakil rakyat yang membidangi kesejahteraan masyarakat, Sulistiani terus mendorong adanya kebijakan yang lebih pro-anak di tingkat kota. Ia berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat bersinergi menciptakan ruang publik yang ramah anak, yang mendukung potensi kreatif dan intelektual generasi muda Bandar Lampung.
Karena itu, Sulistiani mengajak orang tua untuk lebih proaktif dalam mendampingi anak di era digital saat ini. Tantangan dunia modern yang semakin kompleks menuntut kewaspadaan ekstra dari lingkungan keluarga agar anak tidak terpapar dampak negatif dari perkembangan teknologi maupun pergaulan yang salah.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan harapan agar momentum Hari Anak Nasional 2026 ini benar-benar menjadi titik balik bagi perbaikan kualitas hidup anak-anak di Kota Bandar Lampung. Dengan komitmen bersama, ia yakin masa depan kota ini akan menjadi lebih baik melalui generasi yang terlindungi dan terberdayakan secara optimal. (*/)







