Wujud Kepedulian Nyata, Bunda Sulistiani Sediakan Shelter Khusus Singgah dan Isi Daya Ojol

banner 120x600

BANDAR LAMPUNG – Sebuah aksi sosial yang menyentuh hati datang dari Kota Bandar Lampung. Bunda Sulistiani, seorang tokoh perempuan peduli sesama, berinisiatif menyediakan fasilitas shelter (tempat singgah) gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol).

Fasilitas yang dibuat secara swadaya ini ditujukan sebagai tempat beristirahat sejenak sekaligus tempat pengisian daya (recharge) baterai ponsel bagi para pejuang nafkah di jalanan.
‎
‎Shelter inspiratif ini berlokasi strategis di depan kediaman pribadi Bunda Sulistiani, tepatnya di pelataran Warung Kurma Madu, Jl. Imam Bonjol No. 37, Bandar Lampung. Keberadaan tempat singgah ini langsung menarik perhatian dan menjadi angin segar bagi para pengemudi ojol yang kerap kesulitan mencari tempat istirahat yang nyaman dan aman di sela-sela menunggu orderan masuk.
‎
‎Saat ditemui di lokasi, pada Senin (1/6/2026) Bunda Sulistiani mengungkapkan bahwa ide pembuatan shelter ini murni lahir dari rasa empati yang mendalam melihat keseharian para pengemudi ojol. “Inisiatif sederhana ini adalah bentuk komitmen saya untuk membantu rekan-rekan ojol dalam bekerja. Kita tahu ponsel adalah senjata utama mereka untuk mencari nafkah, dan seringkali mereka bingung harus ke mana saat baterai habis atau sekadar ingin meluruskan kaki sejenak,” ungkap Bunda Sulis dengan ramah.

Baca Juga  F-PDI-P: Pancasila Itu Bukan Hanya Semboyan Hafalan, Tapi Tercermin Dari Sikap dan Perbuatan


‎
‎Bunda Sulis yang juga merupakan Bendahara DPD PKS Kota Bandar Lampung menambahkan, penyediaan fasilitas ini juga merupakan bentuk penghormatan tinggi kepada profesi pengemudi ojek online. Di matanya, para pengemudi ojol bukan sekadar penyedia jasa transportasi biasa, melainkan pahlawan modern yang menggerakkan roda perekonomian lokal.

Nah, anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung ini pun berharap fasilitas kecil ini dapat meringankan beban dan memberikan suntikan semangat bagi mereka selama berjuang di jalanan Kota Bandar Lampung.
‎
‎Di shelter tersebut, para pengemudi ojol tidak hanya disambut dengan tempat duduk yang teduh dan sejumlah colokan listrik, tetapi juga keramahan khas pemilik rumah. “Konsep menyatu dengan Warung Kurma Madu membuat suasana singgah menjadi lebih hangat dan kekeluargaan, menciptakan ruang interaksi yang positif antar sesama pengemudi maupun dengan masyarakat sekitar, ” paparnya.
‎
‎Respons positif pun mengalir deras dari komunitas ojek online di Bandar Lampung. Banyak pengemudi yang mengaku sangat terbantu dengan adanya shelter di Jl. Imam Bonjol ini, mengingat area tersebut merupakan salah satu jalur sibuk. Keberadaan tempat pengisian daya gratis ini dinilai sangat efisien membantu mereka menghemat pengeluaran harian dan menjaga performa kerja agar tetap terhubung dengan aplikasi.
‎
“‎Melalui langkah kecil yang berdampak besar ini, diharapkan dapat memantik gerakan serupa di sudut-sudut kota lainnya. Kepedulian terhadap para pekerja sektor informal seperti ojek online diharapkan tidak hanya datang dari penyedia aplikasi, melainkan dari seluruh lapisan masyarakat yang setiap hari menikmati kemudahan dari jasa yang mereka berikan,” tandasnya. (*/rls)

Baca Juga  Legislator PAN Tegaskan Ideologi Pancasila Penting untuk Membangkitkan Moral Bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *