Berita  

Jaga Kelhusyukan Ramadhan, Sat Pol PP Bandarlampung Razia PMKS dan Perang Sarung

banner 120x600

BANDARLAMPUNG– Demi menjamin kenyamanan ibadah masyarakat di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandarlampung memperketat pengawasan di seluruh sudut Kota Tapis Berseri. Patroli intensif dilakukan secara maraton, mulai dari fajar hingga tengah malam.

Kasat Pol PP Bandarlampung, Ahmad Nurizki Erwandi, menegaskan bahwa personelnya diperintahkan untuk menindak tegas segala bentuk gangguan ketertiban umum. Fokus utama meliputi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), fenomena “perang sarung”, hingga pengawasan tempat hiburan malam.

Strategi patroli dibagi menjadi dua fokus waktu. Pada pagi hingga sore hari, petugas menyisir keberadaan manusia gerobak, manusia karung, dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap muncul di protokol jalan.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Anggarkan Rp2 Miliar Bangun SPPG

“Untuk manusia gerobak dan manusia karung yang terjaring, langsung kami hantar ke panti rehabilitasi di Hanura, Pesawaran. Sementara untuk saudara kita yang ODGJ, dievakuasi ke Panti Sinar Jati di Kemiling,” ujar Nurizki, Senin (2/3/2026).

Memasuki waktu malam, pasca-salat Tarawih, fokus beralih pada pencegahan tawuran dan perang sarung. Beberapa titik rawan seperti kawasan Yos Sudarso, Malahayati, dan Diponegoro kini berada dalam pengawasan ekstra.

Dalam menjalankan tugasnya, Satpol PP tidak bergerak sendiri. Koordinasi lintas sektoral bersama TNI, Polri, dan pamong setempat diperkuat untuk memastikan situasi tetap kondusif. Nurizki juga memberikan pesan menohok bagi para orang tua.

“Kami imbau orang tua aktif mengawasi buah hatinya, terutama setelah Tarawih. Jangan sampai niat ibadah justru berujung pada aktivitas yang merugikan keamanan kota,” pungkasnya. (*/)

Baca Juga  Jelang Idul Adha, Koperasi TKBM Panjang Bagikan Daging Sapi ke 1.069 Anggota dan Kaum Duafa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *