Berita  

Waspada, Cuaca Ekstrem Bandarlampung Hingga April 2026 Ini 4 Wilayah Paling Rawan

banner 120x600

BANDARLAMPUNG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah kota di awal tahun 2026.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi ini diprediksi akan berlangsung cukup panjang hingga April mendatang.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bandarlampung, Idham Basyar menjelaskan bahwa intensitas hujan sedang hingga lebat, yang disertai petir dan angin kencang, masih akan menjadi ancaman utama selama periode Februari, Maret, hingga April.

“Situasi cuaca ekstrem seperti ini berdasarkan data BMKG informasinya lebih kurang sampai bulan Februari, Maret, dan April. Intensitasnya (hujan) sedang sampai lebat, diikuti petir dan angin kencang,” ujar Idham ditemui di ruang kerjanya, Rabu (07/01/2026).

Baca Juga  Rayakan Cap Go Meh, Walikota Eva Diana Ajak Warga Senantiasa Jaga Toleransi

Wilayah Rawan dan Dampak BencanaBPBD mencatat sejumlah kejadian bencana telah terjadi sejak awal tahun, mulai dari banjir atau genangan air, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah yang dipetakan sebagai zona rawan bencana (mitigasi). Adapun titik-titik yang menjadi sorotan khusus terkait potensi banjir dan genangan air antara lain, Way Halim, Tanjung Senang, Rajabasa (beberapa titik) dan Kedamaian.

Menghadapi potensi risiko ini, BPBD meneruskan imbauan Walikota Bandarlampung agar masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan. Warga diminta bergotong royong membersihkan sampah dan memastikan aliran drainase tidak tersumbat guna meminimalisir risiko banjir.

Selain itu, terdapat peringatan keras terkait keselamatan saat hujan deras disertai angin kencang. “Bila berada di luar rumah, jangan berteduh di dekat pohon atau papan reklame. Jangan berteduh di situ karena bisa menimbulkan risiko (tertimpa),” tegasnya.

Baca Juga  Walikota Eva Dwiana Berikan Bantuan Beras ke 43 Ribu Warga dan Janji Insentif RT Naik

Untuk penanganan darurat, BPBD Bandarlampung menyiagakan personel selama 24 jam penuh setiap harinya. Sebanyak 25 hingga 30 personel disiapkan dalam posisi standby, didukung oleh tim gabungan dari Damkar, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, dan Dinas Perhubungan untuk koordinasi cepat bila bencana terjadi. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *