BANDARLAMPUNG- Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Irpan Setiawan menghimbau kepada para peserta Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) agar mengawasi Anak-anak dalam penggunaan handphone apalagi menggunakan media sosial (Medsos). Karena banyak sekali efek negatif dalam medsos.
“Awasi Anak-anak kita dalam menggunakan medsos, karena bahaya sekali efek negatif media sosial, ada anak yang bisa merakit bom, ini karena dia mencari di internet dan jaringan media sosial, bahaya sekali, awasi dan berikan arahan dalam bermedia sosial,”.
Demikian, diungkapkan anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung, Irpan Setiawan, saat melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Teluk Betung Selatan (TBS), pada Rabu (18/02/2026).

“Pantau anak kita dalam penggunaan medsos dampak negatif anak bisa bunuh diri karena melihat tontonan di medsos. Orang tua tidak boleh lepas kontrol, awasi anak-anak dalam menggunakan handphone,” tegasnya lagi.
Legislator asal PDI-Perjuangan ini menambahkan pentingnya mengawasi anak-anak dalam penggunaan media sosial untuk melindungi mereka dari konten yang tidak pantas, cyberbullying, dan potensi bahaya lainnya.
Namun demikian, orang tua bisa memantau aktivitas anak di media sosial, mengatur batas waktu penggunaan media sosial, berbicara dengan anak tentang etika dan keamanan online, menggunakan fitur pengawasan parental pada perangkat anak. “Dengan demikian, anak-anak dapat menggunakan media sosial dengan aman dan bijak,” tandasnya.
Di bagian lain anggota DPRD yang duduk di Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung ini mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang sudah melaksanakan hari ini. “Dan selamat juga bagi yang esok hari, jangan sampai karena perbedaan kita tercerai berai, anggap lah perbedaan suatu hal untuk persatuan dan kesatuan, beda itu biasa, tapi tetap satu juga NKRI,” pungkasnya.
Diketahui, agenda Sosialisasi Ideologi Pancasila yang dilaksanakan anggota DPRD Fraksi PDI-Perjuangan Irpan Setiawan menghadirkan dua narasumber yakni Suheli mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan Agus Pramudia, salah seorang akademisi.
Ke dua narasumber ini memaparkan tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan seperti yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. (ron)







