Srikandi PKB: Pancasila Didengungkan Lagi Karena Bangsa Ini Kehilangan Generasi yang Ber-Moral dan Ber-Etika

banner 120x600

BANDARLAMPUNG-Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Robiatul Adawiyah, SH., M. K.n., menjelaskan ideologi Pancasila didengungkan kembali, karena bangsa ini mulai kehilangan generasi yang paham akan ideologis pancasila. Dan kini bangsa ini kehilangan generasi yang bermoral beradab dan ber-Etika.

“Pancasila adalah azaz hukum tertinggi kedudukan hukum pancasila sumber dari segala hukum di Indonesia, semua sumber hukum dasarnya adalah pancasila baik Undang-Undang Perpres, peraturan pemerintah dan lainnya semua dasarnya dari Pancasila,” ujar Robiatul Adawiyah, SH., M. K.n., seusai melakukan kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Kemiling, Kamis (05/02/2026).

Dalam kesempatan itu Robiatul Adawiyah yang juga Ketua DPD PKB Kota Bandar Lampung ini mengatakan, dengan mensosialisasikan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan juga merupakan kepedulian dan rasa tanggungjawab terhadap nasib bangsa dimasa mendatangmendatang.

Baca Juga  F-PDIP Dedi Yuginta: Ibadah Puasa Bukan Sekedar Kewajiban Spiritual, Tapi Wujud Nyata Pengamalan Pancasila

Maka, terus dia perlu upaya memantapkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan optimisme dan kesadaran mengangkat kembali nilai-nilai wawasan kebangsaan yang terkandung di dalam filsafat pancasila serta prinsip-prinsip negara Indonesia. “Demi meneguhkan kembali jati diri bangsa agar tetap berpegang teguh kepada integritas bangsa dan negara,” ungkapnya.

Ditambahkan anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung ini, kondisi saat ini, tidak dipungkiri banyak yang sudah luntur nilai-nilai dan norma-norma pancasila di tengah masyarakat. Bahkan banyak yang sudah meninggal etika dan moral.

“Apalagi anak muda jaman sekarang banyak yang kurang ber-etika. Kalau dulu guru disegani dan dihormati tetapi sekarang boro-boro dihormati malah manggil gurunya dengan gaya ‘hai bro’ ini yang tidak baik, kenapa demikian, karena nilai dan norma pancasila kurang dipahami,” tandasnya. (ron)

Baca Juga  PH Pemilik Kios di Antasari Tuding Disperkim Nggak Ngerti Tujuan Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *